Indonesia ucapkan selamat hari Revolusi Pembebasan kepada Aljazair

Aljazair peringati Revolusi Pembebasan

President RI Prabowo Subianto dan Presiden Aljazair Abdelmadjid Tebboune. (Kedutaan Besar Aljazair)

Aljazair memperingati Revolusi Pembebasan, dan beberapa kepala negara termasuk Presiden Indonesia Prabowo Subianto ucapkan selamat kepada  Presiden Aljazair, Abdelmadjid Tebboune.

Jakarta (Indonesia Window) –Aljazair peringati Revolusi Pembebasan, dan beberapa kepala negara termasuk Presiden Indonesia Prabowo Subianto ucapkan selamat kepada  Presiden Aljazair, Abdelmadjid Tebboune.

Presiden Indonesia tersebut menyampaikan, atas nama pribadinya dan atas nama pemerintah serta rakyat Indonesia, ucapan selamat dan harapan terbaiknya yang tulus kepada Presiden Abdelmadjid Tebboune, dan kepada rakyanyhya, dalam rangka Aljazair peringati Revolusi Pembebasan yang ke 71 tahun, menurut keterangan pers Kedutaan Besar Aljazair di Jakarta, Selasa.

Presiden Prabowo menegaskan keyakinannya bahwa hubungan yang solid antara Aljazair dan Indonesia akan terus menguat, terutama karena kini telah mencapai 62 tahun sejak terjalinnya hubungan diplomatik antara kedua negara, yang memberikan landasan penting bagi kedua negara untuk memperluas kerja sama di segala bidang.

Presiden juga menyampaikan harapannya untuk kemajuan dan kesejahteraan yang berkelanjutan bagi rakyat Aljazair, dan penghargaan yang tinggi kepada Presiden Tebboune.

Perjalanan sejarah Revolusi Nasional Aljazair pada 71 tahun silam ternyata memiliki hubungan erat dengan Indonesia, terutama saat  Presiden Soekarno mengundang perwakilan Front Pembebasan Nasional (FLN) Aljazair untuk menghadiri Konferensi Asia–Afrika di Bandung pada 1955.

Hal tersebut diungkapkan oleh Duta Besar Aljazair untuk Indonesia, Ousmane Abdelouahab sebelumnya, saat menyampaikan sambutan dalam resepsi diplomatik, memperingati Hari Nasional Aljazair di Jakarta, Senin (3/11).

Dia menegaskan makna bersejarah Revolusi Aljazair yang dimulai pada 1 November 1954, sebagai simbol perjuangan rakyat Aljazair dalam merebut kemerdekaan, kebebasan, dan martabat bangsa.

Selain Presiden Indonesia, beberapa kepala negara juga memberikan ucapan selamat kepada Presiden Aljazair, Abdelmadjid Tebboune, pada kesempatan Hari Revolusi, termasuk Sultan Brunei, Hassanal Bolkiah, dan Presiden Republik Singapura, Tharman Shanmugaratnam.

Dalam kesempatan tersebut, Sultan Brunei menegaskan bahwa Brunei Darussalam sangat mementingkan hubungan persaudaraan yang erat dengan Aljazair.

Tahun ini, kedua negara merayakan ulang tahun ke-35 persahabatan mereka, dengan tujuan untuk memperkuat kerja sama yang berharga ini di tingkat bilateral dan multilateral, terutama melalui Organisasi Kerja Sama Islam dan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Sultan juga mendoakan kesehatan dan kesejahteraan bagi Presiden, serta kedamaian dan kesejahteraan bagi rakyat Aljazair.

Sementara itu, atas nama pribadi dan rakyat Singapura, Presiden Tharman Shanmugaratnam menyampaikan ucapan selamat terhangat dan harapan tulusnya kepada Presiden Tebboune agar Aljazair dan rakyatnya senantiasa menikmati kedamaian dan kesejahteraan.

Laporan: Redaksi

Bagikan

Komentar

Berita Terkait