Perang Sudan akibatkan 700.000 anak terancam malnutrisi terparah

Seorang anak menangis saat menunggu untuk menerima bantuan dari Program Pangan Dunia (World Food Programme/WFP) di taman bermain Buluq di Juba, Sudan, pada 13 Januari 2011. (Xinhua/Cai Yang)
Ancaman malnutrisi paling parah akibat konflik yang sedang berlangsung di Sudan menghantui setidaknya 700.000 anak-anak di negara Afrika tersebut.
PBB (Xinhua) – Para pegiat kemanusiaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Jumat (9/2) menyoroti sebuah statistik memprihatinkan yang menyebut bahwa 700.000 anak-anak di Sudan saat ini menghadapi ancaman malnutrisi paling parah akibat konflik yang sedang berlangsung.James Elder, Juru Bicara Dana Anak-Anak PBB (UNICEF), menggambarkan situasi di Sudan itu sebagai "pengungsian anak-anak terbesar di dunia," dengan 4 juta anak mengungsi."Itu berarti 13.000 anak setiap hari selama 300 hari," kata Elder.Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan PBB (OCHA) baru-baru ini menyerukan permohonan dana senilai 2,7 miliar dolar AS guna memenuhi kebutuhan mendesak di Sudan. Namun, capaian pendanaan tersebut masih jauh dari target, yaitu hanya 4 persen. Hal ini terjadi di tengah konflik brutal yang pecah pada April 2023 lalu, dengan faksi-faksi yang berseteru tidak menunjukkan tanda-tanda mematuhi upaya-upaya perdamaian.Kunjungan Elder baru-baru ini ke Darfur, Sudan, mengungkapkan kenyataan menyedihkan yakni dari 700.000 lebih anak yang menderita malnutrisi akut parah, UNICEF mungkin hanya dapat menangani kurang dari separuhnya tanpa adanya dukungan dan akses yang lebih baik.*1 dolar AS = 15.734 rupiahLaporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Festival Indonesia promosikan masakan nusantara di Korsel
Indonesia
•
23 Sep 2019

Dubes Lu Kang: China-Indonesia cita-citakan komunitas bersama
Indonesia
•
14 Nov 2022

Serangan Israel kian intens, ribuan warga Palestina mengungsi dari Khan Younis
Indonesia
•
25 Jan 2024

Feature – Petualangan akademis seorang antropolog budaya asal Kuba di China
Indonesia
•
05 Jun 2024
Berita Terbaru

Kolaborasi ponpes tahfizh MSQ dengan Indonesia Window tingkatkan kapasitas dakwah
Indonesia
•
30 Jan 2026

Antisipasi wabah Nipah, Singapura akan terapkan pemeriksaan suhu tubuh di bandara
Indonesia
•
30 Jan 2026

Feature – Mengenal komunitas Hakka Indonesia di Museum TMII
Indonesia
•
28 Jan 2026

Feature – Dracin buat kaum muda Indonesia makin akrab dengan Imlek
Indonesia
•
28 Jan 2026
