
PBB: Lebih dari 195.000 orang mengungsi ke Sudan Selatan di tengah krisis Sudan

Foto dokumentasi ini menunjukkan warga Sudan Selatan yang mengungsi akibat konflik di Sudan di pusat penampungan di Renk County, Negara Bagian Nil Hulu, Sudan Selatan, pada 30 April 2023. (Xinhua/Denis Elamu)
Angkatan Bersenjata Sudan (Sudanese Armed Forces) dan paramiliter Pasukan Dukungan Cepat (Rapid Support Forces) di Sudan yang telah lama bentrok berdampak pada jutaan warga, dan memaksa lebih dari 195.000 orang mengungsi ke Sudan Selatan.
Juba, Sudan Selatan (Xinhua) – Bentrokan yang diwarnai kekerasan antara Angkatan Bersenjata Sudan (Sudanese Armed Forces) dan paramiliter Pasukan Dukungan Cepat (Rapid Support Forces) di Sudan telah memaksa lebih dari 195.000 orang mengungsi ke Sudan Selatan, ungkap sebuah badan kemanusiaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Jumat (4/8).Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (Office for the Coordination of Humanitarian Affairs/OCHA) memaparkan bahwa hingga 27 Juli, lebih dari 44.659 rumah tangga telah tiba di Sudan Selatan sejak krisis itu dimulai pada 15 April."Dari jumlah kedatangan itu, 91 persen di antaranya merupakan warga Sudan Selatan yang kembali ke negara itu, 7 persen lainnya adalah warga Sudan, dan 2 persen sisanya berasal dari negara lain," kata OCHA dalam pernyataan yang dirilis di Juba, ibu kota Sudan Selatan.
Foto dokumentasi ini menunjukkan warga Sudan Selatan yang mengungsi akibat konflik di Sudan bersiap meninggalkan pusat penampungan di Renk County, Negara Bagian Nil Hulu, Sudan Selatan, pada 29 April 2023. (Xinhua/Denis Elamu)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Generasi muda China dan Arab berkontribusi pada pertukaran bilateral
Indonesia
•
09 Jan 2023

Lebih dari 2,2 juta orang dievakuasi dari Donbass ke Rusia
Indonesia
•
03 Jul 2022

Universitas-universitas di Australia serukan penyediaan kuliah gratis bagi mahasiswa kurang mampu
Indonesia
•
30 Jan 2024

Feature – Pengungsi Lebanon terjebak di antara harapan dan trauma perang di tengah serangan Israel
Indonesia
•
21 Oct 2024


Berita Terbaru

Sejuk luar dalam! Gelombang Panas Dorong Wisatawan Kunjungi Gua Karst di China
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – 41 tahun berlalu, Xi Jinping masih ingat rumah sahabatnya di Amerika: Kisah diplomasi persahabatan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Bukan sekadar menulis elok, kaligrafi China ajarkan kesabaran dan ketenangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Buku sejarah mulai ditinggalkan? Begini cara kreator membawanya ke media sosial
Indonesia
•
12 Aug 2026
