
Trump perintahkan AS keluar dari 66 organisasi internasional

Foto yang diabadikan pada 4 November 2025 ini menunjukkan bagian luar Gedung Putih di Washington DC, Amerika Serikat. (Xinhua/Hu Yousong)
AS akan menarik diri dari sejumlah organisasi PBB, termasuk panel-panel Dewan Ekonomi dan Sosial PBB untuk Afrika, Amerika Latin dan Karibia, Asia dan Pasifik, dan Asia Barat, serta Komisi Hukum Internasional, Pusat Perdagangan Internasional, dan UN Trade and Development.
Washington, Amerika Serikat (Xinhua/Indonesia Window) – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Rabu (7/1) menandatangani sebuah memorandum yang memerintahkan penarikan AS dari 66 organisasi internasional, yang "tidak lagi melayani kepentingan Amerika," demikian diumumkan Gedung Putih di platform media sosial X.Dimulai dengan slogan Trump ‘America First’, pernyataan itu mengatakan bahwa ke-66 organisasi tersebut terdiri dari 31 entitas Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan 35 organisasi non-PBB.Menurut daftar yang dipublikasikan di situs jejaring Gedung Putih, sebagian besar targetnya adalah badan, komisi, dan panel penasihat yang berkaitan dengan PBB dan berfokus pada perubahan iklim, tata kelola global, tenaga kerja, serta isu-isu lain yang oleh pemerintahan Trump dikategorikan sebagai pendorong keberagaman dan agenda "woke".AS akan menarik diri dari sejumlah organisasi PBB, termasuk panel-panel Dewan Ekonomi dan Sosial PBB untuk Afrika, Amerika Latin dan Karibia, Asia dan Pasifik, dan Asia Barat, serta Komisi Hukum Internasional, Pusat Perdagangan Internasional, dan UN Trade and Development.Di antara organisasi-organisasi non-PBB terdapat 24/7 Carbon-Free Energy Compact (Pakta Energi Bebas Karbon 24/7), Forum Global Pemberantasan Terorisme, Forum Global tentang Migrasi dan Pembangunan, Panel Antarpemerintah tentang Perubahan Iklim, Badan Energi Terbarukan Internasional; serta Perjanjian Kerja Sama Regional tentang Pemberantasan Pembajakan dan Perampokan Bersenjata terhadap Kapal di Asia.Tanggal 20 Januari akan menandai peringatan satu tahun masa jabatan presiden Trump yang kedua. Sejak kembali ke Gedung Putih hampir setahun yang lalu, Trump telah mengumumkan rencana untuk keluar dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), perjanjian iklim Paris, dan badan kebudayaan PBB, UNESCO. Dia juga telah memangkas pendanaan AS untuk PBB, menghentikan keterlibatan AS dengan Dewan Hak Asasi Manusia PBB, serta memperpanjang penangguhan pendanaan untuk badan bantuan Palestina, UNRWA.Sebelumnya pada Rabu yang sama, Trump dalam sebuah unggahan di Truth Social miliknya mengatakan ragu-ragu apakah NATO akan membela AS ketika dibutuhkan, dua hari setelah Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen memperingatkan bahwa serangan militer AS terhadap Greenland secara efektif dapat mengakhiri aliansi militer.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Dirjen IAEA sebut serangan AS ke Iran berpotensi runtuhkan rezim nonproliferasi internasional
Indonesia
•
23 Jun 2025

Kedutaan Arab Saudi di Iran resmi dibuka kembali
Indonesia
•
12 Aug 2023

Opini – Taiwan bantah kesalahan interpretasi Resolusi 2758 Majelis Umum PBB
Indonesia
•
23 Dec 2024

Langgar pembatasan hukum, eks Presiden Brasil Bolsonaro jadi tahanan rumah
Indonesia
•
06 Aug 2025


Berita Terbaru

Xi undang 100.000 pemuda AS ke China dalam 5 tahun, panda juga segera tiba di Atlanta
Indonesia
•
25 Sep 2026

Puluhan delegasi pilih ‘walk out’ saat Netanyahu pidato di Sidang Majelis Umum PBB
Indonesia
•
25 Sep 2026

Telaah – Dari persaingan ke kerja sama, Xi dorong China-AS temukan cara hidup berdampingan
Indonesia
•
26 Sep 2026

Jumlah pengungsi Yaman tembus 129.438 orang, ribuan menyeberang ke Djibouti
Indonesia
•
23 Sep 2026
