
AS cabut lebih dari 175.000 visa sejak Trump kembali menjabat

Foto yang diabadikan pada 10 Juni 2026 ini menunjukkan bagian luar Los Angeles Stadium menjelang Piala Dunia FIFA di Los Angeles, Amerika Serikat. (Xinhua/Bai Xuefei)
Washington, Amerika Serikat (Xinhua/Indonesia Window) – Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) pada Senin (10/8) mengumumkan bahwa pihaknya telah mencabut lebih dari 175.000 visa sejak Januari 2025, ketika Presiden AS Donald Trump memulai masa jabatan keduanya.
"Sebagian besar visa tersebut dicabut karena adanya pelanggaran hukum terkait berbagai aktivitas kriminal, dengan penyerangan, mengemudi di bawah pengaruh alkohol, pencurian, dan kejahatan terkait narkoba sebagai penyebab utama," kata departemen itu dalam sebuah pernyataan.
"Sebagian besar visa dicabut karena mengemudi secara sembrono, kekerasan seksual, penganiayaan anak, penipuan dan penggelapan, serta kejahatan lainnya," menurut pernyataan itu.
"Visa AS merupakan suatu keistimewaan, bukan hak. Departemen Luar Negeri tetap berkomitmen untuk menggunakan setiap alat yang tersedia guna melindungi masyarakat kita dari mereka yang menyalahgunakannya," tambah pernyataan tersebut.
Sejak Trump kembali ke Gedung Putih, pemerintahannya telah memperketat kebijakan imigrasi, menindak imigran ilegal, dan meningkatkan pengawasan terhadap pemegang visa AS.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Iran nilai Eropa tak lagi relevan dalam isu nuklir, peran mitra regional lebih efektif
Indonesia
•
15 Feb 2026

Yunani serukan penghentian konflik segera dan permanen di Gaza
Indonesia
•
16 Feb 2024

COVID-19 – UEA setujui vaksin Sputnik Rusia untuk penggunaan darurat
Indonesia
•
22 Jan 2021

Kemenlu China: Tidak ada ruang untuk negosiasi atau kompromi soal prinsip Satu China
Indonesia
•
03 Dec 2024


Berita Terbaru

Xi undang 100.000 pemuda AS ke China dalam 5 tahun, panda juga segera tiba di Atlanta
Indonesia
•
25 Sep 2026

Puluhan delegasi pilih ‘walk out’ saat Netanyahu pidato di Sidang Majelis Umum PBB
Indonesia
•
25 Sep 2026

Telaah – Dari persaingan ke kerja sama, Xi dorong China-AS temukan cara hidup berdampingan
Indonesia
•
26 Sep 2026

Jumlah pengungsi Yaman tembus 129.438 orang, ribuan menyeberang ke Djibouti
Indonesia
•
23 Sep 2026
