
AS hapus Suriah dari Daftar Negara Pendukung Terorisme setelah 47 tahun

Seorang anak laki-laki berpose untuk difoto bersama domba di sebuah pasar di dekat Damaskus, Suriah, menjelang Hari Raya Idul Adha pada 25 Mei 2026. (Xinhua/Ammar Safarjalani)
Washington, Amerika Serikat (Xinhua/Indonesia Window) – Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) pada Senin (24/8) menghapus Suriah dari daftar Negara Pendukung Terorisme (State Sponsors of Terrorism) yang dibuatnya, demikian menurut pemberitahuan dari Departemen Keuangan AS.
Departemen Luar Negeri AS juga mencabut penetapan Hay'at Tahrir al-Sham (HTS), sebuah kelompok pemberontak yang sebelumnya dikaitkan dengan al-Qaeda dan memainkan peran dominan dalam pembentukan pemerintahan baru Suriah, sebagai organisasi Teroris Global yang Ditunjuk Khusus (Specially Designated Global Terrorist). Pada saat yang sama, Departemen Keuangan AS menghapus HTS dari daftar hitam sanksinya.
Sebelumnya pada tahun ini, pemerintahan Trump mengumumkan sejumlah rencana untuk lebih melonggarkan pembatasan terhadap Suriah.
Keputusan untuk menghapus Suriah dari daftar negara pendukung terorisme tersebut telah melalui periode peninjauan Kongres.
Suriah ditetapkan oleh Washington sebagai Negara Pendukung Terorisme sejak 1979. Penetapan tersebut memberlakukan pembatasan terhadap bantuan luar negeri AS, ekspor pertahanan, dan transaksi keuangan tertentu.
Pada Juli 2025, pemerintahan Trump mengakhiri program sanksi AS yang luas terhadap Suriah, tetapi tetap mempertahankan sanksi terhadap mantan presiden Suriah Bashar al-Assad dan orang-orang yang terkait dengannya.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Ketua DPR AS prioritaskan keamanan perbatasan alih-alih pendanaan untuk Ukraina
Indonesia
•
28 Feb 2024

Presiden Iran sebut negaranya takkan tinggalkan teknologi nuklir damai
Indonesia
•
18 Feb 2026

Arab Saudi musnahkan mainan, pakaian warna pelangi karena promosikan homoseksualitas atau LGBT
Indonesia
•
20 Jun 2022

AS ambigu terkait program nuklir Israel selama puluhan tahun
Indonesia
•
07 May 2026


Berita Terbaru

Xi undang 100.000 pemuda AS ke China dalam 5 tahun, panda juga segera tiba di Atlanta
Indonesia
•
25 Sep 2026

Puluhan delegasi pilih ‘walk out’ saat Netanyahu pidato di Sidang Majelis Umum PBB
Indonesia
•
25 Sep 2026

Telaah – Dari persaingan ke kerja sama, Xi dorong China-AS temukan cara hidup berdampingan
Indonesia
•
26 Sep 2026

Jumlah pengungsi Yaman tembus 129.438 orang, ribuan menyeberang ke Djibouti
Indonesia
•
23 Sep 2026
