
ECB: Bank-bank zona euro terus perketat standar kredit

Foto yang diabadikan pada 27 Juli 2023 ini memperlihatkan logo Euro di Frankfurt, Jerman. (Xinhua/Zhang Fan)
Bank-bank zona euro memperkirakan pengetatan lebih lanjut pada standar kredit untuk pinjaman kepada perusahaan menyongsong Q4, dengan standar pinjaman untuk pembelian rumah diperkirakan akan tetap stabil di kuartal keempat.
Frankfurt, Jerman (Xinhua) – Sebagian besar bank di zona euro terus memperketat standar kredit mereka pada kuartal ketiga (Q3) tahun ini, menurut hasil survei yang dilakukan oleh Bank Sentral Eropa (European Central Bank/ECB) dan dipublikasikan pada Selasa (24/10).Sebanyak 56 persen dari 157 bank yang terlibat dalam survei pinjaman ECB yang dilakukan antara 15 September dan 2 Oktober melaporkan bahwa mereka telah memperketat standar kredit mereka."Pengetatan bersih kumulatif sejak 2022 telah menjadi substansial, yang konsisten dengan pelemahan signifikan yang sedang berlangsung dalam dinamika pinjaman," kata ECB dalam sebuah pernyataan.Secara keseluruhan, syarat dan ketentuan yang dipersyaratkan oleh bank-bank untuk semua kategori pinjaman menjadi lebih ketat di Q3, terutama karena adanya pelebaran margin pinjaman.
Foto yang diabadikan pada 7 Juli 2022 ini memperlihatkan kantor pusat Bank Sentral Eropa (European Central Bank/ECB) di Frankfurt, Jerman. (Xinhua/Shan Weiyi)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Pakar sebut pertumbuhan ekonomi China vital bagi pembangunan ekonomi global
Indonesia
•
19 Sep 2022

Pengguna kendaraan listrik meningkat, stasiun pengisian daya jadi investasi menjanjikan di Indonesia
Indonesia
•
17 Jun 2025

Ekonom sebut wacana ‘decoupling’ ekonomi tidak memungkinkan terjadi
Indonesia
•
30 Oct 2024

Serapan biodiesel nasional 4,36 juta kiloliter pada semester I
Indonesia
•
04 Sep 2020


Berita Terbaru

90 persen wilayah Maluku adalah laut, Indonesia-China perkuat ekonomi biru di Tual
Indonesia
•
25 Sep 2026

Pertumbuhan Asia-Pasifik turun jadi 5 persen, ADB soroti konflik dan el niño
Indonesia
•
24 Sep 2026

Ekonomi global diprediksi tumbuh 2,9 persen, OECD peringatkan inflasi dan krisis energi
Indonesia
•
24 Sep 2026

Direktur IMF sebut ekonomi dunia hadapi berbagai risiko meski tunjukkan ketahanan
Indonesia
•
22 Sep 2026
