Dana PBB senilai 51,5 miliar dolar AS diharapkan bantu 222 juta orang kelaparan

Anak-anak Palestina menunggu untuk menerima makanan amal di area permukiman al-Zaitoun di sebelah timur Kota Gaza pada 8 Februari 2021. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Bantuan kemanusiaan PBB sebesar 51,5 miliar dolar AS diharapkan dapat membantu 222 juta orang kelaparan di 53 negara yang akan menghadapi kerawanan pangan akut per akhir 2022.
PBB (Xinhua) – Badan kemanusiaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Kamis (1/12) mengatakan 222 juta orang kelaparan menempati posisi teratas dalam daftar target yang akan dibantu oleh kampanye bantuan senilai 51,5 miliar dolar AS pada 2023.Tinjauan Kemanusiaan Global (Global Humanitarian Overview/GHO) 2023, yang diluncurkan oleh PBB dalam kerja sama dengan sejumlah organisasi nonpemerintah dan mitra lainnya, memberikan gambaran yang jelas tentang apa yang akan terjadi di masa depan, demikian diungkapkan oleh Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA)."Sedikitnya 222 juta orang di 53 negara akan menghadapi kerawanan pangan akut per akhir 2022," kata kantor tersebut, seraya menambahkan bahwa 45 juta orang di 37 negara menghadapi risiko kelaparan.Badan kemanusiaan itu juga menyebutkan bahwa target 51,5 miliar dolar AS itu tidak hanya diperuntukkan bagi mereka yang kelaparan.Kesehatan masyarakat sedang berada di bawah tekanan akibat COVID-19, penyakit yang ditularkan melalui vektor, cacar monyet (monkeypox), serta wabah Ebola dan kolera, kata OCHA.Sebelumnya pada pekan ini, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengganti nama monkeypox menjadi ‘mpox’.Badan kemanusiaan PBB itu mengatakan OCHA dan mitra-mitranya juga menghadapi tantangan perubahan iklim, yang meningkatkan risiko dan kerentanan. Pada akhir abad ini, cuaca panas ekstrem dapat merenggut nyawa dalam jumlah yang sama banyaknya dengan penyakit kanker.Tantangan lainnya adalah mengakhiri diskriminasi terhadap wanita dan anak perempuan."Dibutuhkan empat generasi atau 132 tahun untuk mencapai kesetaraan gender global," sebut GHO. "Secara global, 388 juta wanita dan anak perempuan hidup dalam kemiskinan ekstrem."Rencana respons di GHO menjabarkan bagaimana lembaga-lembaga bantuan yang bekerja sama dalam jenis-jenis bantuan tertentu, termasuk tempat penampungan, makanan, kesehatan ibu, serta nutrisi dan perlindungan anak, dapat menyelamatkan dan membantu kehidupan total 230 juta orang di seluruh dunia, imbuh OCHA.*1 dolar AS = 15.617 rupiahLaporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Feature – Tahun Baru Imlek dirayakan di seluruh Italia
Indonesia
•
24 Jan 2023

Sejumlah desa Rohingya dihancurkan untuk fasilitas pemerintah
Indonesia
•
10 Sep 2019

Badan pendidikan Finlandia desak pembatasan penggunaan ponsel di sekolah
Indonesia
•
07 Aug 2024

Feature – Kebun atap ubah desa di Mesir yang dulunya miskin ini jadi oasis subur
Indonesia
•
04 Mar 2025
Berita Terbaru

Feature – Mengenal komunitas Hakka Indonesia di Museum TMII
Indonesia
•
28 Jan 2026

Feature – Dracin buat kaum muda Indonesia makin akrab dengan Imlek
Indonesia
•
28 Jan 2026

Sri Lanka pertimbangkan pembatasan akses media sosial bagi anak di bawah umur
Indonesia
•
28 Jan 2026

30.000 lebih pekerja layanan kesehatan gelar aksi mogok kerja di California, AS
Indonesia
•
27 Jan 2026
