
Fokus Berita – Barang pokok di Gaza langka, picu lonjakan penyakit yang dapat dicegah

Warga Palestina berkumpul untuk menerima bantuan pangan di titik distribusi bantuan pangan di Gaza City pada 26 Juni 2025. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Bantuan kesehatan di Gaza diblokade, menyebabkan lonjakan penyakit yang sebenarnya dapat dicegah akibat kekurangan air bersih, sanitasi, dan bahan bakar.
PBB (Xinhua/Indonesia Window) – Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) pada Kamis (26/6) mengatakan bahwa para mitra mereka yang menyalurkan bantuan kesehatan di Gaza melaporkan lonjakan penyakit yang dapat dicegah akibat kekurangan air bersih, sanitasi, dan bahan bakar.Dikatakan oleh OCHA bahwa dalam dua pekan terakhir, lebih dari 19.000 kasus diare air akut telah dilaporkan, berikut 200 lebih kasus sindrom penyakit kuning akut dan diare berdarah."Wabah ini secara langsung terkait dengan kekurangan air bersih dan sanitasi di Gaza, menyoroti kebutuhan mendesak akan bahan bakar, pasokan medis, air, serta barang-barang kebersihan dan sanitasi untuk mencegah kolapsnya sistem kesehatan publik lebih lanjut," kata para pekerja kemanusiaan.
Warga Palestina mengumpulkan barang-barang di antara reruntuhan bangunan yang hancur pascaserangan udara Israel di kamp pengungsi Shati, Gaza City barat, pada 26 Juni 2025. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Warga Palestina membawa bantuan yang mereka terima dari truk-truk yang memasuki Jalur Gaza utara, di sebuah jalan di Gaza City utara, pada 22 Juni 2025. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Orang-orang mengusung jenazah tiga warga Palestina yang tewas dalam serangan pemukim Israel di Kota Kafr Malik, Ramallah timur, Tepi Barat tengah, pada 26 Juni 2025. (Xinhua/Ayman Nobani)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Jumlah ‘single-person household’ yang bekerja di Korsel catat rekor tertinggi pada 2023
Indonesia
•
19 Jun 2024

450 ribu jamaah umroh dipulangkan selama pandemik
Indonesia
•
29 May 2020

Populasi Jepang diperkirakan menyusut jadi 87 juta jiwa pada 2070
Indonesia
•
28 Apr 2023

Kehidupan dan produksi kembali normal di Xinjiang, China
Indonesia
•
13 Dec 2022


Berita Terbaru

Hadapi penyakit langka, kawasan Asia-Pasifik luncurkan aliansi genomik
Indonesia
•
11 May 2026

Penggemar sepak bola diimbau waspadai penipuan tiket jelang Piala Dunia
Indonesia
•
11 May 2026

Delegasi Universitas Negeri Yogyakarta kunjungi universitas di Beijing, bahas pertukaran akademis
Indonesia
•
10 May 2026

Seluruh penumpang kapal terdampak hantavirus menjadi kontak "berisiko tinggi"
Indonesia
•
10 May 2026
