
Kanada akan sumbang tambahan 200 kendaraan lapis baja ke Ukraina

Seorang tentara Ukraina menutupi sebuah kendaraan lapis baja dengan ranting pohon di Donbass pada 12 April 2022. (Xinhua/Diego Herrera)
Bantuan militer untuk Ukraina yang diberikan oleh Kanada sejak Februari 2022 mencakup Sistem Rudal Darat ke Udara Mutakhir Nasional dengan perlengkapan yang kompatibel, 39 unit kendaraan tempur pendukung lapis baja, dan senjata antitank, M777 Howitzer.
Ottawa, Kanada (Xinhua) – Kanada akan menyumbangkan 200 unit Kendaraan Pengangkut Personel Lapis Baja Senator ke Ukraina sebagai paket bantuan militer baru, demikian diumumkan oleh Menteri Pertahanan Kanada Anita Anand pada Rabu (18/1).Menurut pernyataan pers yang dirilis oleh Kementerian Pertahanan Kanada, Anand menyampaikan pengumuman tersebut dalam kunjungannya ke Kiev dan bahwa kendaraan-kendaraan lapis baja itu, yang dibeli dari Roshel, sebuah perusahaan Kanada yang berbasis di Ontario, bernilai lebih dari 90 juta dolar Kanada.Kendaraan pengangkut personel lapis baja itu, yang dapat dengan mudah bermanuver dan beradaptasi, merupakan kendaraan tugas keamanan serta menawarkan teknologi yang canggih dan terbaik di kelasnya, dan senjata dapat dengan mudah dipasang pada kendaraan itu. Kendaraan tersebut memungkinkan pengangkutan personel dan peralatan serta evakuasi medis yang aman, urai pernyataan itu.Bantuan militer untuk Ukraina yang diberikan oleh Kanada sejak Februari 2022 mencakup Sistem Rudal Darat ke Udara Mutakhir Nasional dengan perlengkapan yang kompatibel, 39 unit kendaraan tempur pendukung lapis baja, senjata antitank, M777 Howitzer, dan perlengkapan yang kompatibel, menurut pernyataan tersebut.Sekitar 230 personel Angkatan Bersenjata Kanada saat ini dikerahkan dalam Operasi UNIFIER, misi pelatihan Kanada bagi personel Ukraina, yang telah melatih lebih dari 35.000 personel pasukan keamanan Ukraina sejak diluncurkan pada 2015, papar pernyataan tersebut.*1 dolar Kanada = 11.327 rupiahLaporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Israel sebut ada rudal baru dari Iran usai gencatan senjata
Indonesia
•
24 Jun 2025

Taiwan harapkan 10 juta pengunjung Festival Lentera 2020
Indonesia
•
09 Feb 2020

Survei: Tantangan terbesar bisnis AS adalah kesulitan pasar tenaga kerja
Indonesia
•
02 Jun 2022

Swedia luncurkan program baru untuk tekan kekerasan laki-laki terhadap perempuan
Indonesia
•
29 Jan 2026


Berita Terbaru

Feature – Saat ekonomi terpuruk, makanan gratis jadi harapan bagi warga rentan di Sanaa, Yaman
Indonesia
•
17 Mar 2026

Fokus Berita – Misi militer AS di Selat Hormuz ditolak sekutu Eropa
Indonesia
•
17 Mar 2026

Komandan Korps Garda Revolusi sebut Selat Hormuz tidak ditutup, tetapi berada di bawah kendali Iran
Indonesia
•
17 Mar 2026

Iran tak minta gencatan senjata atau negosiasi, siap bela diri selama yang diperlukan
Indonesia
•
17 Mar 2026
