
89 orang masih dinyatakan hilang pascabanjir dahsyat di Spanyol

Orang-orang membersihkan jalan pascabanjir di Utiel, Spanyol, pada 2 November 2024. (Xinhua/Meng Dingbo)
Bencana banjir bandang yang menghancurkan sebagian wilayah Spanyol timur baru-baru ini telah menewaskan 217 orang, dengan 89 orang lainnya masih dinyatakan hilang.
Madrid, Spanyol (Xinhua/Indonesia Window) – Jumlah korban yang tewas dalam bencana banjir bandang yang menghancurkan sebagian wilayah Spanyol timur baru-baru ini mencapai 217 orang, dengan 89 orang lainnya masih dinyatakan hilang, menurut data yang dipublikasikan pada Rabu (6/11) oleh Pusat Data Terpadu (Integrated Data Center/CID) terkait insiden tersebut.Sekitar 211 korban tercatat di daerah Valencia, lima di daerah tetangga Castilla-La Mancha, dan satu di Andalusia.Pemerintah Spanyol mengatakan sebanyak 7.987 tentara sedang bekerja di area-area yang terdampak menggunakan 1.639 kendaraan, termasuk 12 helikopter dan 18 perahu.Pasukan tersebut juga didukung oleh sekitar 5.000 anggota Garda Sipil dan Kepolisian Nasional serta badan penyelamatan lainnya, termasuk brigade pemadam kebakaran dari wilayah-wilayah lain di negara tersebut.
Seorang petugas penyelamat membersihkan pintu masuk garasi bawah tanah di Pusat Komersial Bonaire di Valencia, Spanyol, pada 4 November 2024. (Xinhua/Meng Dingbo)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Mantan PM Jepang: Jepang-China pilar pembangunan komunitas bersama umat manusia
Indonesia
•
28 Nov 2022

Bumbu pedas Tunisia Harissa masuk daftar warisan UNESCO
Indonesia
•
05 Dec 2022

Investasi 1 dolar per orang per tahun dapat selamatkan 7 juta jiwa di dunia
Indonesia
•
14 Dec 2021

China rilis pedoman untuk perkuat konservasi air dan tanah
Indonesia
•
04 Jan 2023


Berita Terbaru

IOC bakal beri hibah Rp179 juta untuk setiap atlet Olimpiade, ini syaratnya
Indonesia
•
26 Jun 2026

Obesitas kini jadi 'musuh nomor satu' kesehatan Australia, hampir sepertiga orang dewasa terdampak
Indonesia
•
25 Jun 2026

Museum Tekstil Jakarta rayakan hari jadi ke-50 dengan pameran Wastra Tradisional Klasik
Indonesia
•
25 Jun 2026

Feature – Tren makanan kukus dan rebus meningkat di Jakarta, warga urban mulai tinggalkan gorengan
Indonesia
•
23 Jun 2026
