
Bundestag Jerman setujui dana 200 miliar euro untuk tangkal krisis energi

Fasilitas jaringan tegangan tinggi terlihat di pinggiran kota Berlin, Jerman, pada 15 September 2022. (Xinhua/Ren Pengfei)
Bundestag Jerman menyatakan bahwa sejumlah langkah yang akan diambil dengan menggunakan dana tangkal krisis energi tersebut meliputi pembatasan harga gas dan listrik, serta "bantuan untuk perusahaan-perusahaan yang mengalami kesulitan akibat krisis".
Berlin, Jerman (Xinhua) – Majelis rendah Parlemen Jerman (Bundestag) pada Jumat (21/10) menyetujui ‘payung pertahanan’ untuk menangkal krisis energi dalam bentuk dana senilai 200 miliar euro."Ini adalah kabar baik bagi siapa pun yang melihat dengan prihatin biaya utilitas mereka, serta bagi perdagangan dan bisnis," kata Kanselir Jerman Olaf Scholz di Twitter.Dana Stabilisasi Ekonomi (Economic Stabilization Fund/WSF) Jerman yang dibentuk saat pandemik COVID-19 pada 2020, akan mengelola dan mendistribusikan bantuan negara.Sejumlah langkah yang akan diambil dengan menggunakan dana tersebut meliputi pembatasan harga gas dan listrik, serta "bantuan untuk perusahaan-perusahaan yang mengalami kesulitan akibat krisis," menurut Bundestag.Sebuah komisi ahli baru-baru ini mengusulkan model bertahap untuk penerapan ‘rem’ harga gas. Sebagai langkah pertama, para pelanggan akan menerima bantuan sekali bayar untuk pemanas mereka pada Desember tahun ini.
Seorang pria mengisi bahan bakar kendaraan di sebuah stasiun pengisian bahan bakar umum di Berlin, Jerman, pada 8 September 2022. (Xinhua/Ren Pengfei)
Foto yang diabadikan pada 6 Juli 2022 ini memperlihatkan sebuah sesi pertanyaan Bundestag di Berlin, ibu kota Jerman. (Xinhua/Ren Pengfei)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Opini – Diplomasi Vietnam gairahkan ekonomi di kawasan ASEAN
Indonesia
•
08 Feb 2023

Industri semikonduktor Taiwan melejit di tengah pandemik COVID-19
Indonesia
•
03 Aug 2020

Jumlah perusahaan penanaman modal asing di China terus bertambah
Indonesia
•
26 May 2024

Pakistan nikmati era pembangunan hijau di bawah Inisiatif Sabuk dan Jalur Sutra
Indonesia
•
20 Aug 2022


Berita Terbaru

Area hutan dunia terus menyusut, target hutan global masih jauh dari memadai
Indonesia
•
12 May 2026

Nafta langka, produsen makanan ringan terkemuka Jepang gunakan kemasan hitam-putih
Indonesia
•
12 May 2026

China bisa jadi penopang prospek ekonomi Indonesia di tengah risiko perlambatan
Indonesia
•
11 May 2026

Bank Sentral Malaysia dan Indonesia teken MoU untuk perdalam kerja sama
Indonesia
•
11 May 2026
