
China dan Singapura bertekad tingkatkan kerja sama pragmatis

Perdana Menteri China Li Keqiang bertemu dengan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong, yang tengah berada di Phnom Penh untuk menghadiri pertemuan para pemimpin tentang kerja sama Asia Timur di Phnom Penh, Kamboja, pada 11 November 2022. (Xinhua/Yue Yuewei)
China dan Singapura merupakan tetangga dekat yang kerja sama bilateralnya semakin berkembang, mendalam, dan membuahkan hasil bermanfaat.
Phnom Penh, Kamboja (Xinhua) – Perdana Menteri China Li Keqiang pada Jumat (11/11) bertemu dengan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong, yang tengah berada di Phnom Penh untuk menghadiri pertemuan para pemimpin tentang kerja sama Asia Timur.Li mengungkapkan hubungan China dan Singapura yang merupakan tetangga dekat, dengan kerja sama bilateral yang semakin berkembang, mendalam, dan membuahkan hasil bermanfaat. China siap untuk pertukaran dan interaksi tingkat tinggi yang lebih erat di berbagai tingkatan dengan Singapura, memperdalam kerja sama praktis di bidang-bidang prioritas, serta meningkatkan kerja sama bilateral, paparnya.Li menyoroti bahwa Singapura merupakan sumber investasi asing yang penting bagi China, dan perdagangan bilateral diharapkan dapat mencapai terobosan baru.Dia menyampaikan harapan bagi kedua pihak untuk segera menyelesaikan negosiasi lanjutan terkait peningkatan perjanjian perdagangan bebas China-Singapura, bekerja sama untuk implementasi yang sungguh-sungguh dari rencana pembangunan Koridor Perdagangan Darat-Laut Internasional Baru, membuat kemajuan yang baik di Tianjin Eco-City, menciptakan proyek-proyek unggulan dalam kerja sama bilateral, dengan sungguh-sungguh menjaga rantai industri dan pasokan tetap aman dan lancar, serta menjunjung tinggi perdamaian dan stabilitas di kawasan dan sekitarnya.China sedang mengoptimalkan respons COVID-19 mengingat perkembangan situasi terbaru, kata Li. Dia menambahkan bahwa China siap menambah penerbangan langsung antara kedua negara guna memfasilitasi pertukaran personel dengan lebih baik dan melakukan upaya aktif demi memfasilitasi kembalinya pelajar Singapura ke China untuk melanjutkan studi mereka.Li menekankan kesiapan China untuk bekerja sama dengan Singapura dan negara-negara anggota Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) lainnya guna lebih meningkatkan rasa saling percaya, memajukan integrasi ekonomi di kawasan, serta mendorong pertumbuhan hubungan China-ASEAN yang berkelanjutan dan stabil.Sementara itu, Lee mengatakan bahwa terlepas dari perubahan besar dalam situasi regional dan internasional, persahabatan dan kerja sama antara Singapura dan China tetap tidak berubah.Menghadapi situasi terbaru saat ini, Singapura akan bekerja sama dengan China untuk memanfaatkan platform kerja sama bilateral secara optimal, bekerja sama dengan lebih erat dalam perdagangan bebas, ekonomi digital, pembangunan hijau, maupun bidang lainnya, serta memberikan kontribusi baru terhadap stabilitas dan pembangunan di kawasan dan dunia, kata Lee.Singapura menyambut baik pengajuan permohonan China untuk bergabung dalam Perjanjian Kemitraan Ekonomi Digital dan mendukung China untuk bergabung dalam Perjanjian Komprehensif dan Progresif untuk Kemitraan Trans-Pasifik, imbuh Lee.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Jajak pendapat ungkap citra AS merosot di 15 negara
Indonesia
•
16 Jun 2025

Rusia larang masuk 31 warga Selandia Baru
Indonesia
•
20 Jan 2023

Presiden China Xi Jinping bertemu PM Kamboja Hun Sen
Indonesia
•
11 Feb 2023

Putra mahkota Saudi juga salahkan AS saat bahas pembunuhan jurnalis Khashoggi
Indonesia
•
16 Jul 2022


Berita Terbaru

AS intensifkan pengumpulan intelijen militer di lepas pantai Kuba
Indonesia
•
11 May 2026

Iran tolak proposal gencatan senjata AS, Trump sebut langkah itu "tidak dapat diterima"
Indonesia
•
11 May 2026

Para pemimpin ASEAN rilis pernyataan bersama soal krisis Timur Tengah di KTT ASEAN 2026
Indonesia
•
10 May 2026

AS-Iran kembali bentrok, AS tak ingin eskalasi
Indonesia
•
08 May 2026
