
China targetkan tingkat daur ulang sampah perkotaan jadi 76 persen per 2030

Sejumlah anak mengikuti simulasi pemilahan sampah di sebuah taman kanak-kanak di Suzhou, Provinsi Jiangsu, China timur, pada 3 Juni 2025. (Xinhua/Hang Xingwei)
China memiliki 1.137 fasilitas insinerasi sampah di seluruh negara tersebut dengan kapasitas pengolahan harian gabungan sebanyak 1,18 juta ton.
Beijing, China (Xinhua/Indonesia Window) – China menargetkan untuk menaikkan tingkat pemanfaatan daur ulang sampah rumah tangga perkotaan menjadi lebih dari 76 persen per akhir 2030, demikian disampaikan Kementerian Perumahan dan Pembangunan Perkotaan-Pedesaan China pada Senin (25/5).
Pengumuman tersebut disampaikan saat negara itu meluncurkan pekan sosialisasi pemilahan sampah rumah tangga perkotaan nasional keempatnya, yang berlangsung dari 25 hingga 31 Mei. Kementerian tersebut mengadakan sebuah konferensi nasional tentang pemilahan sampah perkotaan di Beijing pada Senin.
Kementerian itu akan terus bergerak maju tahun ini dengan target pemilahan dan pengurangan sampah, pemanfaatan sumber daya, dan pembuangan yang aman, sembari menyempurnakan kerangka kebijakan, memperkuat pengelolaan material yang dapat didaur ulang, serta menaikkan tingkat pemulihan untuk mendukung pembangunan perkotaan berkualitas tinggi dan pembangunan China yang Indah (Beautiful China), kata seorang pejabat dari kementerian tersebut.
Pejabat itu mengatakan bahwa dalam satu dekade terakhir, kementerian tersebut telah mendorong kemajuan berkelanjutan dalam pemilahan sampah melalui program percontohan dan demonstrasi model.
Pemilahan sampah kini mencakup hampir semua komunitas permukiman di 297 kota setingkat prefektur dan di atasnya. Kota-kota tersebut secara kolektif telah memberlakukan 199 regulasi atau aturan lokal tentang pemilahan sampah dan mengeluarkan lebih dari 100 standar teknis.
Data terbaru dari kementerian itu menunjukkan bahwa hingga akhir 2025, China memiliki 1.137 fasilitas insinerasi sampah di seluruh negara tersebut dengan kapasitas pengolahan harian gabungan sebanyak 1,18 juta ton. Sebanyak 15 daerah setingkat provinsi, termasuk Beijing, Zhejiang, dan Shandong, telah mencapai nol pembuangan sampah rumah tangga mentah ke tempat pembuangan akhir, dengan pengendalian emisi polutan utama menjadi salah satu yang paling ketat di dunia.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Senjata api buat kekerasan dalam rumah tangga lebih berbahaya bagi wanita AS
Indonesia
•
03 Nov 2022

Jahe merah tingkatkan daya tahan tubuh, cegah corona
Indonesia
•
17 Mar 2020

Survei: Kekerasan senjata melonjak ke posisi teratas di AS
Indonesia
•
26 May 2023

Muslim Indonesia di Austria gagas Masjid As-Salam di Wina
Indonesia
•
05 Oct 2021


Berita Terbaru

IOC bakal beri hibah Rp179 juta untuk setiap atlet Olimpiade, ini syaratnya
Indonesia
•
26 Jun 2026

Obesitas kini jadi 'musuh nomor satu' kesehatan Australia, hampir sepertiga orang dewasa terdampak
Indonesia
•
25 Jun 2026

Museum Tekstil Jakarta rayakan hari jadi ke-50 dengan pameran Wastra Tradisional Klasik
Indonesia
•
25 Jun 2026

Feature – Tren makanan kukus dan rebus meningkat di Jakarta, warga urban mulai tinggalkan gorengan
Indonesia
•
23 Jun 2026
