
COVID-19 – AS harus bersiap hadapi musim flu parah saat gelombang infeksi di musim gugur

Orang-orang yang mengenakan masker menunggu di sebuah klinik vaksin COVID-19 di Los Angeles, California, Amerika Serikat, pada 5 Agustus 2022. (Xinhua)
Musim flu di AS biasanya dimulai pada Oktober, lalu memuncak pada Desember hingga Februari, dan dapat berlangsung hingga musim semi.
Los Angeles, AS (Xinhua) – Sejumlah pakar kesehatan memperingatkan bahwa Amerika Serikat (AS) sedang bersiap menghadapi kembali gelombang kasus COVID-19 musim gugur dan musim flu yang parah, seraya mendesak masyarakat untuk mendapatkan suntikan vaksin influenza dan suntikan penguat (booster) COVID-19.Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (Centers for Disease Control and Prevention/CDC) AS menyerukan kepada semua warga, mulai yang berusia 6 bulan ke atas untuk mendapatkan suntikan vaksin influenza.Otoritas kesehatan masyarakat khawatir mengenai rasa aman palsu (falses sense of security) setelah dua musim flu yang lebih ringan karena langkah-langkah pencegahan COVID-19, kata sebuah laporan CNN."Saya tidak ingin menakut-nakuti, tetapi saya khawatir. Kita tahu bahwa itu akan menjadi galur flu yang cenderung lebih parah," kata Michael Phillips, seorang pakar penyakit menular di New York University Langone Health."Bagi warga berusia di atas 65 tahun, ada formulasi vaksin khusus yang harus Anda dapatkan dan itu dapat secara signifikan mengurangi risiko rawat inap dan kematian," ujar Phillips.Kurang dari separuh orang dewasa di AS berencana mendapatkan suntikan vaksin influenza tahun ini dan hanya sepertiga yang merasa aman mendapatkan suntikan vaksin influenza dan vaksin COVID-19 secara bersamaan, ungkap survei dari Yayasan Nasional untuk Penyakit Menular (National Foundation for Infectious Diseases) AS.Musim flu di AS biasanya dimulai pada Oktober, memuncak pada Desember hingga Februari, dan dapat berlangsung hingga musim semi.CDC AS mengungkapkan suntikan vaksin influenza mungkin tidak dapat mencegah orang-orang terinfeksi, tetapi dapat secara signifikan menurunkan risiko rawat inap dan kematian.Otoritas kesehatan AS memperkirakan lonjakan kembali COVID-19 musim gugur di saat kekebalan dari vaksinasi menurun dan orang-orang berkumpul di dalam ruangan ketika cuaca menjadi lebih dingin.
Orang-orang bersenang-senang di Times Square di New York, Amerika Serikat, pada 7 Maret 2022. (Xinhua/Wang Ying)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Iran tetapkan Jumat terakhir Ramadhan 1444 Hijriah Hari Internasional Al-Quds
Indonesia
•
14 Apr 2023

Pejabat sebut China berkontribusi aktif bagi tata kelola iklim global
Indonesia
•
22 Oct 2022

COVID-19 – Ilmuwan: China berperan penting dalam respons global pandemik
Indonesia
•
09 Jan 2023

FAO peringatkan kerawanan pangan akut akan memburuk di 22 negara
Indonesia
•
02 Nov 2024


Berita Terbaru

Sejuk luar dalam! Gelombang Panas Dorong Wisatawan Kunjungi Gua Karst di China
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – 41 tahun berlalu, Xi Jinping masih ingat rumah sahabatnya di Amerika: Kisah diplomasi persahabatan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Bukan sekadar menulis elok, kaligrafi China ajarkan kesabaran dan ketenangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Buku sejarah mulai ditinggalkan? Begini cara kreator membawanya ke media sosial
Indonesia
•
12 Aug 2026
