COVID-19 – China imbau rumah sakit tingkatkan Pengobatan Tradisional China

Seorang apoteker menyiapkan racikan Pengobatan Tradisional China (Traditional Chinese Medicine/TCM) di sebuah pusat kesehatan di Kota Huanggezhuang di Distrik Fengnan, Tangshan, Provinsi Hebei, China utara, pada 15 Januari 2023. (Xinhua/Mu Yu)
Pengobatan Tradisional China (Traditional Chinese Medicine/TCM) akan ditingkatkan penerapannya di rumah sakit umum dan khusus dalam merawat pasien yang terinfeksi COVID-19.
Beijing, China (Xinhua) – China telah mengimbau rumah sakit umum dan khusus untuk meningkatkan kapasitas layanan Pengobatan Tradisional China (Traditional Chinese Medicine/TCM) karena berbagai keunggulan unik yang dimiliki TCM dalam pengobatan infeksi COVID-19.Rumah sakit umum yang setara atau di atas tingkat dua serta rumah sakit khusus harus menetapkan sebuah mekanisme kerja untuk penggunaan terpadu pengobatan China dan Barat dalam mengobati infeksi COVID-19, serta harus melakukan peningkatan lebih lanjut, menurut sebuah pemberitahuan yang diumumkan oleh gugus tugas antarlembaga Dewan Negara China untuk respons COVID-19.Dokumen tersebut menggarisbawahi sejumlah tugas, seperti pembentukan kelompok ahli tingkat rumah sakit yang terdiri dari dokter pengobatan TCM dan Barat untuk bersama-sama melakukan konsultasi multidisiplin, serta mempelajari dan menentukan langkah pengobatan bagi pasien yang sakit parah dan kritis.Dokumen itu juga menetapkan bahwa dalam merawat pasien yang sakit parah dan kritis, irisan obat mentah China yang telah disiapkan, teknik TCM, dan TCM siap pakai, termasuk injeksi TCM, harus digunakan secara aktif dan rasional.Pemberitahuan tersebut juga menyoroti pengadaan dan penyimpanan cadangan TCM siap pakai dan irisan obat mentah China yang telah disiapkan di rumah-rumah sakit, terutama untuk merawat pasien yang sakit parah dan kritis.Selain itu, pemberitahuan tersebut juga menekankan peningkatan lebih lanjut terhadap jumlah personel TCM di rumah sakit.China memiliki sistem tiga tingkat untuk menilai rumah sakit, dengan rumah sakit tersier, yang memiliki jumlah ranjang terbanyak dan menyediakan layanan medis yang komprehensif, menempati posisi teratas dari sistem itu.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Group ESQ kokohkan tekad membangun generasi emas berkarakter
Indonesia
•
23 May 2023

Berwisata halal ke Taiwan pascapandemi
Indonesia
•
16 Mar 2021

PBB: Sedikitnya 17.000 anak hidup tanpa pendamping di Gaza
Indonesia
•
04 Feb 2024

UNHCR: Sekitar 1 juta pengungsi Suriah kemungkinan akan pulang pada paruh pertama 2025
Indonesia
•
19 Dec 2024
Berita Terbaru

Feature – Mengenal komunitas Hakka Indonesia di Museum TMII
Indonesia
•
28 Jan 2026

Feature – Dracin buat kaum muda Indonesia makin akrab dengan Imlek
Indonesia
•
28 Jan 2026

Sri Lanka pertimbangkan pembatasan akses media sosial bagi anak di bawah umur
Indonesia
•
28 Jan 2026

30.000 lebih pekerja layanan kesehatan gelar aksi mogok kerja di California, AS
Indonesia
•
27 Jan 2026
