
COVID-19 – WHO peringatkan gelombang infeksi saat jumlah kematian turun

Seorang pria yang mengenakan masker berjalan di depan Museum Louvre di Paris, Prancis, pada 8 Juli 2022. (Xinhua/Aurelien Morissard)
Gelombang infeksi COVID-19 mungkin masih terjadi di masa mendatang, meskipun selama 5 hingga 11 September, jumlah kasus baru di seluruh dunia turun 28 persen dibandingkan pekan sebelumnya menjadi lebih dari 3,1 juta.
Jenewa, Swiss (Xinhua) – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Rabu (14/9) mengatakan bahwa gelombang kasus virus corona di masa mendatang diperkirakan akan terjadi dan pemerintah di seluruh dunia harus tetap waspada serta siap untuk merespons setiap ancaman yang mungkin muncul."Kita tidak pernah dalam posisi sebaik ini untuk mengakhiri pandemi ini," kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam sebuah konferensi pers di Jenewa pada Rabu (13/9).Menurut WHO, selama sepekan pada 5 hingga 11 September, jumlah kasus baru pekanan di seluruh dunia turun 28 persen dibandingkan pekan sebelumnya menjadi lebih dari 3,1 juta. Jumlah kematian baru pekanan turun 22 persen menjadi hampir 11.000.Tedros mengibaratkan respons pandemik itu dengan sebuah perlombaan maraton. "Saat ini adalah waktunya untuk berlari lebih cepat dan memastikan kita melewati garis (finis) serta menuai hasil dari semua kerja keras kita."Meski demikian, para pakar WHO terus mengimbau agar berhati-hati.
Tenaga kesehatan mengambil sampel usap (swab) dari seorang warga untuk tes COVID-19 di Los Angeles, California, Amerika Serikat, pada 5 Agustus 2022. (Xinhua)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Masyarakat Indonesia bangun masjid Arrahman di Davao City, Filipina
Indonesia
•
11 Nov 2021

Negara-negara Timur Tengah tunjukkan solidaritas pascagempa dahsyat Turkiye dan Suriah
Indonesia
•
07 Feb 2023

Xi Jinping sampaikan instruksi penting tentang kampanye kesehatan patriotik
Indonesia
•
27 Dec 2022

Survei ungkap 80 persen lebih responden khawatir tentang potensi dampak penurunan tingkat kelahiran di Jepang
Indonesia
•
12 Jun 2024


Berita Terbaru

Hadapi penyakit langka, kawasan Asia-Pasifik luncurkan aliansi genomik
Indonesia
•
11 May 2026

Penggemar sepak bola diimbau waspadai penipuan tiket jelang Piala Dunia
Indonesia
•
11 May 2026

Delegasi Universitas Negeri Yogyakarta kunjungi universitas di Beijing, bahas pertukaran akademis
Indonesia
•
10 May 2026

Seluruh penumpang kapal terdampak hantavirus menjadi kontak "berisiko tinggi"
Indonesia
•
10 May 2026
