
Detektor terahertz China tuai hasil di Antarktika

Foto dari udara yang diabadikan pada 1 Desember 2019 ini menunjukkan dua kapal pemecah es kutub milik China, Xuelong dan Xuelong 2, di sebuah area di dekat Stasiun Zhongshan China di Antarktika. (Xinhua/Liu Shiping)
Detektor terahertz China berhasil melakukan operasi di Antarktika dan menuai hasil dengan menyelesaikan eksperimen pengamatan astronomi pada frekuensi terahertz.
Beijing, China (Xinhua) – Peralatan detektor terahertz China yang dikembangkan secara mandiri oleh China berhasil melakukan operasi di Antarktika dan menuai hasil dengan menyelesaikan eksperimen pengamatan astronomi pada frekuensi terahertz.Peralatan deteksi tersebut mencakup perangkat inti seperti penerima terahertz superkonduktor, mesin pendingin suhu rendah, dan antena kecil berpresisi tinggi, kata Purple Mountain Observatory (PMO) yang berada di bawah naungan Akademi Ilmu Pengetahuan China (Chinese Academy of Sciences/CAS).Sebuah tim peneliti gabungan dari PMO dan Institut Penelitian Kutub China (Polar Research Institute of China) melakukan eksperimen di stasiun Kunlun dan Taishan milik China di Antarktika selama ekspedisi Antarktika ke-39 negara itu yang dimulai pada Oktober 2022.Mereka mengukur secara akurat transmisi atmosfer pada frekuensi 0,5 terahertz di Dome A, tempat Stasiun Kunlun berada, serta berhasil mentransmisikan dan menerima sinyal dalam pita frekuensi ini di antara tempat-tempat yang terpisah beberapa kilometer di daerah pedalaman Antarktika, meletakkan dasar yang kuat bagi penelitian lebih lanjut negara itu tentang teknologi komunikasi di benua ini, kata PMO.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Mobile World Congress 2025 dibuka di Barcelona dengan fokus pada AI dan 5G
Indonesia
•
05 Mar 2025

NASA tetapkan uji terbang berawak Starliner milik Boeing sebagai kecelakaan level tertinggi
Indonesia
•
21 Feb 2026

Studi ungkap infeksi malaria ‘tanpa gejala’ lebih berisiko dari dugaan sebelumnya
Indonesia
•
09 Sep 2025

Penelitian: Vaksin ‘booster’ Sinovac tingkatkan antibodi 7 kali lipat
Indonesia
•
11 Aug 2021


Berita Terbaru

Superkomputer China LineShine puncaki TOP500, jadi yang pertama tembus 2 EFLOPS
Indonesia
•
26 Jun 2026

Terobosan AI medis! Teknologi ini bisa membantu mendeteksi skizofrenia lewat gelombang otak
Indonesia
•
25 Jun 2026

Masayoshi Son: SoftBank fokus pada AI, cip, infrastruktur, dan robotik untuk percepat ekspansi
Indonesia
•
25 Jun 2026

Feature – Hampir 40 tahun jelajahi hutan, profesor BRIN temukan tiga spesies baru kantong semar, selamatkan Nepenthes Indonesia
Indonesia
•
25 Jun 2026
