
China kecam dalih UE atas praktik antidumping

Para penumpang terlihat di ruang tunggu Stasiun Kereta Timur Hangzhou di Hangzhou, Provinsi Zhejiang, China timur, pada 17 Februari 2024. (Xinhua/Jiang Han)
Ekonomi pasar sosialis China menjadi dasar penilaian Komisi Eropa untuk menciptakan sebuah dalih bagi praktik antidumping yang diskriminatif.
Beijing, China (Xinhua) – China dengan tegas menentang penilaian Komisi Eropa yang subjektif, sepihak, dan keliru terhadap ekonomi pasar sosialis China untuk menciptakan sebuah dalih bagi praktik antidumping mereka yang diskriminatif, demikian disampaikan Kementerian Perdagangan China pada Kamis (11/4).Pernyataan kementerian tersebut muncul setelah Komisi Eropa pada Rabu (10/4) memublikasikan sebuah laporan terbaru mengenai apa yang disebut sebagai "distorsi signifikan yang disebabkan oleh negara" dalam perekonomian China.Kepala biro investigasi remedi perdagangan di kementerian tersebut telah melayangkan keberatan serius kepada Komisi Eropa, kata kementerian itu.Model ekonomi pasar tidak hanya ada satu, dan hal ini berkaitan erat dengan sejarah, budaya, dan kondisi nasional aktual masing-masing negara, lanjut pihak kementerian.Sangatlah keliru jika Komisi Eropa mengevaluasi ekonomi pasar China berdasarkan apa yang disebut kriteria "distorsi pasar" yang ditetapkan secara sepihak oleh Komisi Eropa, papar pihak kementerian, seraya menyebutkan bahwa tindakan semacam itu sangat melanggar otoritas sistem peraturan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO).Sebagai anggota penting WTO, Komisi Eropa harus menghormati dan menjunjung tinggi otoritas sistem perdagangan multilateral dan segera menghentikan kesalahan yang melanggar peraturan WTO.China akan memperhatikan dengan cermat langkah-langkah tindak lanjut Komisi Eropa dan berhak mengambil semua langkah yang diperlukan, imbuh kementerian itu.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Konsumen tetap optimistis tentang perekonomian Indonesia pada Maret
Indonesia
•
17 Apr 2025

Asafetida tawarkan alternatif menguntungkan untuk budi daya opium di Afghanistan
Indonesia
•
10 Dec 2024

Harga minyak jatuh 2 persen dipicu gangguan pasokan Teluk Meksiko AS
Indonesia
•
13 Aug 2022

Fokus Berita – Indonesia catat lonjakan wisatawan China, targetkan 2 juta pengunjung pada 2025
Indonesia
•
24 Mar 2025


Berita Terbaru

Area hutan dunia terus menyusut, target hutan global masih jauh dari memadai
Indonesia
•
12 May 2026

Nafta langka, produsen makanan ringan terkemuka Jepang gunakan kemasan hitam-putih
Indonesia
•
12 May 2026

China bisa jadi penopang prospek ekonomi Indonesia di tengah risiko perlambatan
Indonesia
•
11 May 2026

Bank Sentral Malaysia dan Indonesia teken MoU untuk perdalam kerja sama
Indonesia
•
11 May 2026
