
China berhasil pangkas intensitas emisi karbon dalam bidang pertanian

Foto dari udara yang diabadikan pada 11 Oktober 2022 ini menunjukkan sebuah mesin pemanen nirawak sedang menuai padi yang sudah menguning di sawah di wilayah Nanchang, Provinsi Jiangxi, China timur. (Xinhua/Wan Xiang)
Emisi karbon bidang pertanian di China mengalami tren penurunan melalui penerapan teknologi energi terbarukan untuk mengolah lebih dari 500 juta ton limbah organik dari bidang pertanian dan daerah pedesaan setiap tahun.
Beijing, China (Xinhua) – Intensitas emisi karbon produk-produk pertanian utama di China mengalami tren penurunan, menurut sebuah laporan yang dirilis oleh Akademi Ilmu Pertanian China (Chinese Academy of Agricultural Sciences/CAAS) pada Jumat (31/3)."China berhasil mencapai intensitas emisi karbon yang rendah dalam bidang pertanian, sehingga memberikan kontribusi yang positif untuk mengatasi perubahan iklim global," ujar Wakil Presiden CAAS Mei Xurong.Menurut laporan itu, produk pertanian bruto China menyumbang 9,5 persen dari total produk domestik bruto (PDB) negara tersebut, sementara total emisi karbon dari produk-produk pertanian hanya mencakup 6,7 persen dari total emisi karbon China.China memastikan ketahanan pangan dan pasokan produk pertanian penting dengan efektif, sembari mencapai intensitas emisi karbon yang rendah dalam bidang pertanian, imbuh laporan itu.Laporan itu juga menyoroti pentingnya peran ilmu pengetahuan dan teknologi dalam pertanian rendah karbon.Laporan itu memaparkan bahwa China menginvestasikan dana sekitar 100 miliar yuan setiap tahunnya untuk mendukung pembangunan lahan pertanian berstandar tinggi. Mengadopsi beragam teknologi baru memungkinkan peningkatan produksi pangan sekaligus mengurangi emisi karbon.Dalam beberapa tahun terakhir, China memanfaatkan teknologi energi terbarukan untuk mengolah lebih dari 500 juta ton limbah organik dari bidang agrikultur dan daerah pedesaan setiap tahunnya, yang secara efektif mengurangi pencemaran lingkungan dan emisi karbon, imbuh laporan tersebut.*1 yuan = 2.190 rupiahLaporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

China pelopori agenda kolaboratif dan inklusif dalam tata kelola AI global
Indonesia
•
08 Jul 2024

Astronaut Shenzhou-18 lakukan persiapan ‘spacewalk’ kedua
Indonesia
•
03 Jul 2024

XPENG dan Volkswagen akan bangun jaringan pengisian daya EV super cepat di China
Indonesia
•
07 Jan 2025

Badai dan kekeringan percepat perputaran biomassa di hutan Amazon
Indonesia
•
25 May 2026


Berita Terbaru

Laut makin panas, ancaman terhadap manusia meluas hingga kesehatan mental
Indonesia
•
12 Aug 2026

Beton ramah lingkungan mengembang dalam 14 detik, biaya material bisa turun 94 persen
Indonesia
•
11 Aug 2026

Feature – Dari Laut Jawa ke Laut Banda: Jejak air tawar ungkap rahasia laut Indonesia
Indonesia
•
09 Aug 2026

Feature – Di tengah riuh IGD, AI bantu tentukan pasien yang harus didahulukan
Indonesia
•
08 Aug 2026
