
“Fake List”: Kisah perundungan

Ilustrasi. (Photo by Angelina Litvin on Unsplash)
Bagikan

Komentar
Septyanti Wahyuni
Invalid Date
Saya juga pernah merasakannya nak, zaman SD thn 1985 atw 86an lah, zamannya emakmu karena kami 1 kelas waktu itu, dituduh mencuri pulpen teman tapi tidak pernah melakukannya. Bedanya, saya tidak berani bicara dengan orang yang menuduh saya (badannya paling besar soalnya??). Tulisan ini mewakili perasaan saya. Lanjutkan ya nak??
Indah
Invalid Date
MasyaaAllah tulisannya bagus, ini bisa menjadi bahan refleksi juga untuk orang dewasa terutama bagi para pendidik untuk memikirkan lagi bagaimana caranya agar kasus bullying disekolah bisa diatasi dengan baik, kalau bisa bahkan dicegah jangan sampai terjadi. Semangat terus buat tulisan begini ya!
Musdalifah
Invalid Date
Perundungan memang hal yang sering terjadi di sekitar kita, bisa menjadi pengalaman buruk sekaligus pengalaman yang bisa menjadi pelajaran di masa depan. Itulah mengapa perilaku saling menyayangi satu sama lain harus di tekankan sejak dini
Nur Azizah Agsyam
Invalid Date
Terkadang manusia melakukan sesuatu yang dianggap hanya sebuah lelucon namun disisi lain tiap orang punya cara menanggapi hal tersebut ada yang menganggap hanya sebuah candaaan,ada pula yang mudah tersinggung Jadi sebaiknya kenali orang yang ingin kita jailin karena ga semua bisa nerima atau merespon baik apa yang kita lakukan
Fadhila Rizkiani
Invalid Date
Menurut saya, tulisan ini adalah curhat berdasarkan pengalaman pribadi penulis. Dan mungkin ada kaitan nya dengan filsafat jika di cari tau kenapa si pembuat fake list itu bisa melakukan hal seperti itu. saya sangat mengapresiasi tindakan korban karena berbesar hati bisa memaafkan:) dan semoga si pembuat fake list tidak mengulangi kesalahannya.
Mutiara Azzahra
Invalid Date
Tulisan ini bikin kita sadar, perundungan itu bener-bener terjadi di sekitar kita. Hal yang mungkin kita anggap sepele bisa jadi itu merupakan sebuah perundungan. Kita menganggap itu sepele karena kita tidak mencoba lebih dalam untuk mengetahui kejadian tersebut. Jadi yuk, mari kita lebih peduli terhadap sekitar.
Berita Terkait

Ramadan 1447 – Mengintip semangat perayaan Ramadan di seluruh Timur Tengah
Indonesia
•
22 Feb 2026

Kisah – ‘Hajjah fulanah’ pulang diam-diam dari Arab Saudi
Indonesia
•
23 Jul 2026

Delapan dekade lalu Masjid Baitussalam Kebarongan lahir dari langgar kecil
Indonesia
•
01 May 2019

Kajian Ilmiah – Barang apa saja yang diharamkan untuk dijualbelikan?
Indonesia
•
08 Feb 2024


Berita Terbaru

Tahsin Al Ghozy buka tahun ajaran baru, lebih dari 2.000 muslimah belajar Al-Qur'an dari dalam dan luar negeri
Indonesia
•
06 Aug 2026

Esai – Rezeki turun dari langit, ikhtiar tumbuh di atas Bumi
Indonesia
•
03 Aug 2026

Opini – Bangsa-bangsa maju tidak pernah malu belajar dari bangsa lain: Menempa pengalaman menjadi peradaban
Indonesia
•
01 Aug 2026

Feature – Masjid ICMG Brunswick satukan Muslim berbagai bangsa di Australia
Indonesia
•
27 Jul 2026
