
FEB UI jalin kerja sama dengan sekolah bisnis Shanghai Jiao Tong University

Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Indonesia (UI), Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM) FEB Universitas Indonesia, sekolah bisnis Shanghai Jiao Tong University (SAIF SJTU), dan lembaga penelitian di bawah naungan SAIF SJTU menandatangani Agreement of Implementation (AoI) kerja sama pendidikan yang dilangsungkan di ruang Djokosoetono, Gedung Dekanat FEB UI Depok pada Kamis (25/1). (Xinhua)
Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Indonesia (UI) memulai kerja sama dengan sekolah bisnis milik Shanghai Jiao Tong University, Shanghai Advanced Institute of Finance (SAIF), di bidang penelitian hingga penyelenggaraan program executive education.
Jakarta (Xinhua) – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Indonesia (UI) memulai kerja sama dengan sekolah bisnis milik Shanghai Jiao Tong University, Shanghai Advanced Institute of Finance (SAIF), di bidang penelitian hingga penyelenggaraan program executive education.Kedua belah pihak menandatangani Agreement of Implementation (AoI) berupa kerja sama penyelenggaraan pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat pada Kamis (25/1) di Depok, Provinsi Jawa Barat. Penandatanganan AoI merupakan tindak lanjut kunjungan FEB Universitas Indonesia ke Shanghai Jiao Tong University, China, pada awal bulan ini."Sebuah kehormatan bagi kami bahwa SAIF merupakan sekolah bisnis pertama di China yang berkolaborasi dengan kami, terlebih SAIF saat ini sudah terakreditasi AACSB, selain itu SAIF Master of Finance menduduki peringkat kedua di Asia dan nomor 17 secara global oleh the Financial Times sejak 2021," kata Dekan FEB Universitas Indonesia Teguh Dartanto dalam keterangan tertulisnya.Kerja sama dua perguruan tinggi tersebut juga mencakup kolaborasi penelitian melalui lembaga penelitian dari kedua fakultas mengenai topik tata kelola lingkungan, sosial, dan perusahaan (environmental, social, and corporate governance/ESG), serta penyelenggaraan program executive and customized education yang menarik para eksekutif dari China untuk berkunjung ke Indonesia.Teguh berharap momentum ini menjadi awal dari rangkaian kolaborasi akademik yang dinamis dan berkelanjutan. Sementara itu, kepala Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM), lembaga penelitian di bawah naungan FEB Universitas Indonesia, berharap kemitraan baru ini membuka pintu bagi LPEM untuk dikenal di tingkat internasional sebagai pusat penelitian bidang ekonomi dan sosial yang unggul. LPEM FEB Universitas Indonesia dan lembaga penelitian di bawah naungan SAIF yakni SAIF SEA Center, juga hadir menandatangani AoI tersebut.Direktur Eksekutif SAIF Tu Guangshao menekankan pentingnya kerja sama antarmasyarakat (people-to-people) di tengah perkembangan pesat hubungan Indonesia dan China dalam dimensi antarpemerintah (government-to-governement) dan antarbisnis (business-to-business). SAIF melihat kinerja ekonomi ASEAN, termasuk Indonesia, menunjukkan potensi yang semakin menjanjikan untuk menghadapi ketidakpastian ekonomi global.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

BRIN soroti tantangan dan cara pandang baru Asia Tenggara di era antroposen
Indonesia
•
16 Jan 2026

Tokoh media: Indonesia bisa wujudkan perdamaian Rusia-Ukraina
Indonesia
•
06 Mar 2022

Pelaku perjalanan domestik tak perlu tes PCR dan antigen
Indonesia
•
08 Mar 2022

Bandara Kertajati akan dioptimalkan untuk layanan kargo
Indonesia
•
29 Mar 2021


Berita Terbaru

China-Indonesia perkuat diplomasi parlemen, kerja sama substantif jadi sasaran
Indonesia
•
21 Sep 2026

Pemerintah siapkan produksi E20 dalam dua tahun, tebu jadi sumber etanol
Indonesia
•
20 Sep 2026

ADB setujui 11,51 triliun rupiah untuk indonesia, fokus pada fiskal, digitalisasi, dan layanan publik
Indonesia
•
19 Sep 2026

Kemnaker bekali penyandang disabilitas keterampilan membuat jus sehat
Indonesia
•
18 Sep 2026
