
Feature – Berbagi kebahagiaan, pemuda Indonesia ikuti perayaan Imlek dalam kereta mudik di China

Foto yang diabadikan pada 10 Februari 2026 ini menunjukkan gerbong kereta nomor D138 Nanchang-Beijing yang dihiasi dekorasi tahun baru Imlek. (Xinhua/Chen Zhuzuo)
Nanchang, China (Xinhua/Indonesia Window) – Bagi Wilbert Tanjaya, seorang mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di East China Jiaotong University di Provinsi Jiangxi, China timur, mengikuti arus mudik Imlek di China dalam sebuah gerbong kereta cepat menjadi pengalaman yang tak terlupakan. Sembari merasakan suasana gegap gempita ‘chunyun’, atau arus perjalanan penumpang tahunan terbesar di dunia, Wilbert menyuguhkan pertunjukan bagi para penumpang yang sedang menuju kampung halaman mereka. Nuansa persahabatan dan kemeriahan pun kian terasa dalam perjalanan mudik.
Kereta nomor D138 itu berangkat dari Nanchang, ibu kota Provinsi Jiangxi, menuju Beijing pada 10 Februari, yang disebut ‘xiaonian’ dan dianggap sebagai dimulainya perayaan Imlek di China. Yang membuat kereta itu istimewa adalah sebuah gala menyenangkan yang ditampilkan dalam perjalanan. Gala seperti ini telah dimulai sejak 2008 dan biasanya diselenggarakan serta dipentaskan oleh para staf kereta yang masih muda.
Tahun ini, D138 mengundang para mahasiswa mancanegara untuk bergabung dalam gala bergerak tersebut. Wilbert, ditemani mahasiswa lain dari Indonesia, Rusia, Gabon, Maroko dan berbagai negara lainnya, mengucapkan "selamat tahun baru" dalam bahasa negara masing-masing.
Wilbert menyuguhkan pertunjukan gitar di dalam kereta itu, yang disambut tepuk tangan dari teman-teman, para penumpang, maupun staf kereta. "Kereta dapat disulap menjadi panggung saat Imlek. Ini adalah hal yang luar biasa!" ujarnya.
Selain menyuguhkan pertunjukan, Wilbert juga mempromosikan makanan kampung halamannya, yaitu rendang sapi, kepada para penumpang lokal, sehingga memberi kesan eksotik dalam perayaan Imlek. Kerinduan Wilbert terhadap kampung halaman, yang tercermin saat dirinya memperkenalkan makanan lokal Indonesia, menyentuh hati para penumpang China.
"Kami bergegas mudik untuk berkumpul dengan keluarga tercinta pada festival terpenting ini, dan saya melihat pemuda Indonesia ini juga sangat rindu pada kampung halamannya. Ternyata ada kesamaan dalam emosi manusia tentang kasih sayang terhadap keluarga dan tanah air, terlepas dari bedanya negara dan kawasan asal mereka," ujar Li Yuzhuo, yang sedang dalam perjalanan mudik ke Provinsi Liaoning di China timur laut.
Adriana Zahra Putri Gunawan, rekan Wilbert yang juga berasal dari Indonesia, menyanyikan sebuah lagu berbahasa Mandarin, yang judulnya berarti "Merantau Jauh Hanya Untuk Bertemu Denganmu". "Walaupun saya masih kurang fasih berbahasa Mandarin, yang terpenting adalah berpartisipasi dalam perayaan yang menyenangkan ini, dan sepertinya hati saya menjadi lebih dekat dengan hati rakyat China," tutur Adriana sambil tersenyum.
Hu Qin, kepala staf D138, mengatakan bahwa para pemuda mancanegara menambah rasa keterbukaan dalam perayaan Imlek tahun ini, dan suasananya menjadi semakin hangat.
Saat berbincang dengan penumpang, Adriana sempat menceritakan pengalamannya merayakan Imlek di Indonesia. "Ada banyak hal yang sama atau mirip di sini, seperti mendoakan yang terbaik bagi teman dan kerabat dan memberikan angpao," kata Adriana.
"Indonesia kini juga ada kereta cepat, yaitu Whoosh. Mudah-mudahan suatu hari, saya dapat menghadirkan "gala Imlek" ini ke gerbong Whoosh," lanjutnya.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

CDC Afrika peringatkan kenaikan jumlah kasus mpox, luncurkan rencana respons dengan WHO
Indonesia
•
10 Sep 2024

Objek wisata di Hunan China larang penerbangan ‘drone’ demi keanekaragaman hayati
Indonesia
•
23 May 2023

LSPR kirim 50 mahasiswa ke luar negeri untuk pertukaran pelajar
Indonesia
•
15 Aug 2022

Kantor kemanusiaan PBB sebut jumlah pengungsi di Gaza naik tajam
Indonesia
•
12 Oct 2023


Berita Terbaru

Hadapi penyakit langka, kawasan Asia-Pasifik luncurkan aliansi genomik
Indonesia
•
11 May 2026

Penggemar sepak bola diimbau waspadai penipuan tiket jelang Piala Dunia
Indonesia
•
11 May 2026

Delegasi Universitas Negeri Yogyakarta kunjungi universitas di Beijing, bahas pertukaran akademis
Indonesia
•
10 May 2026

Seluruh penumpang kapal terdampak hantavirus menjadi kontak "berisiko tinggi"
Indonesia
•
10 May 2026
