
FMIPA UI temukan spesies baru bakteri tahan panas

Perluasan proyek pembangkit listrik tenaga panas bumi Muara Laboh di Sumatra Barat telah memperoleh pembiayaan dari Bank Pembangunan Asia (Asian Development Bank/ADB) dan sejumlah lembaga keuangan Jepang, termasuk Japan Bank for International Cooperation (JBIC), Mizuho Bank, Ltd., Ltd., Sumitomo Mitsui Banking Corporation, MUFG Bank, Ltd., dan The Hyakugo Bank, Ltd. (INPEX)
Thermus javaensis dianggap berpotensi untuk pengembangan enzim tahan panas dan senyawa bioaktif yang dapat dimanfaatkan dalam industri, perawatan kesehatan, dan bioteknologi.
Jakarta (Xinhua/Indonesia Window) – Tim penelitian dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Indonesia (UI) menemukan spesies baru bakteri tahan panas yang dinamai Thermus javaensis di kawasan geiser Cisolok di Sukabumi, Provinsi Jawa Barat, menurut sebuah laporan yang dipublikasikan oleh UI pada Selasa (19/5).
Berpigmen kuning dan berbentuk batang, bakteri yang ditemukan pada serasah daun itu memiliki struktur unik yang dikenal sebagai rotund bodies, dapat bertahan hidup pada suhu yang mendekati titik didih air, dan spesies pertama dari genus Thermus yang ditemukan di daerah geotermal di Indonesia.
"Penemuan Thermus javaensis menunjukkan bahwa ekosistem geotermal di Indonesia merupakan hotspot keanekaragaman hayati dengan keragaman mikroba yang sangat besar namun belum sepenuhnya dieksplorasi secara ilmiah," ujar peneliti utama Prof. Wellyzar Sjamsuridzal pada Selasa.
Eksplorasi mikroorganisme di kawasan geiser Cisolok dimulai pada 2012 lalu, sementara sampel-sampel spesies tersebut dikumpulkan pada 2015.
Selain signifikansinya di bidang mikrobiologi, Thermus javaensis dianggap berpotensi untuk pengembangan enzim tahan panas dan senyawa bioaktif yang dapat dimanfaatkan dalam industri, perawatan kesehatan, dan bioteknologi.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

COVID-19 – Kementerian teliti fukoidan kandungan alga untuk tingkatkan imun
Indonesia
•
03 Oct 2021

Ilmuwan China kembangkan cip memristor terintegrasi penuh dengan konsumsi energi yang rendah
Indonesia
•
13 Oct 2023

Ilmuwan temukan bukti efek pasang surut Bulan di ‘plasmasphere’ Bumi
Indonesia
•
01 Feb 2023

China luncurkan satelit kelautan HY-2E untuk pantau laut, topan, dan El Nino
Indonesia
•
03 Jul 2026


Berita Terbaru

Laut makin panas, ancaman terhadap manusia meluas hingga kesehatan mental
Indonesia
•
12 Aug 2026

Beton ramah lingkungan mengembang dalam 14 detik, biaya material bisa turun 94 persen
Indonesia
•
11 Aug 2026

Feature – Dari Laut Jawa ke Laut Banda: Jejak air tawar ungkap rahasia laut Indonesia
Indonesia
•
09 Aug 2026

Feature – Di tengah riuh IGD, AI bantu tentukan pasien yang harus didahulukan
Indonesia
•
08 Aug 2026
