
Forum Pengungsi Global sepakati komitmen senilai 2,2 miliar dolar AS

Orang-orang menunggu untuk mengisi ulang tabung gas di Kota Khan Younis di Jalur Gaza selatan pada 25 November 2023. (Xinhua/Yasser Qudih)
Forum Pengungsi Global 2023 di Jenewa, Swiss, mempertemukan 4.200 peserta dari 168 negara dan lebih dari 425 organisasi, sementara 10.000 lebih orang berpartisipasi dalam forum itu secara daring.
Jenewa, Swiss (Xinhua) – Forum Pengungsi Global (Global Refugee Forum/GRF) 2023 berakhir pada Jumat (15/12) di Jenewa, Swiss, dengan komitmen senilai lebih dari 2,2 miliar dolar AS untuk meningkatkan kehidupan para pengungsi di dunia dan negara serta komunitas yang menampung mereka, menurut Komisaris Tinggi Badan Pengungsi Perserikatan Bangsa-Bangsa (United Nations High Commissioner for Refugees/UNHCR) Filippo Grandi.Para kontributor, termasuk pemerintah, sektor swasta, filantropis dan yayasan, organisasi berbasis agama, serta kontributor lainnya juga membuat komitmen untuk mempertimbangkan pengungsi dan komunitas tuan rumah dalam pembuatan kebijakan serta serangkaian instrumen dan program pendanaan."(Forum) ini mungkin merupakan contoh terbaik dari pendekatan 'seluruh masyarakat' yang pernah saya saksikan dalam 40 tahun pekerjaan kemanusiaan saya," ujar Grandi, salah satu tuan rumah forum tersebut, dalam pernyataan penutupnya. "Hal itu telah menunjukkan kekuatan transformatif dari multilateralisme, yang didasarkan pada pendekatan komitmen seluruh masyarakat yang melibatkan banyak pemangku kepentingan."
Komisaris Tinggi Badan Pengungsi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Filippo Grandi (depan) berbicara pada pertemuan Dewan Keamanan di kantor pusat PBB di New York City pada 31 Oktober 2023. (Xinhua/UN Photo/Loey Felipe)
Seorang sukarelawan berinteraksi dengan anak-anak dalam kegiatan stimulasi dan bantuan psikologis di sebuah sekolah yang berafiliasi dengan Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) di Kota Khan Younis, Jalur Gaza selatan, pada 23 November 2023. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Penasihat medis AS Fauci peringatkan sikap antivaksin COVID-19 rusak upaya imunisasi anak
Indonesia
•
19 Sep 2022

China gelar acara pernikahan massal untuk cegah pemborosan
Indonesia
•
21 Aug 2024

Wadah pemikir rilis laporan tentang pandangan China soal HAM
Indonesia
•
07 Dec 2022

Forum budaya tentang situs peninggalan neolitikum dimulai di China timur
Indonesia
•
08 May 2023


Berita Terbaru

Sejuk luar dalam! Gelombang Panas Dorong Wisatawan Kunjungi Gua Karst di China
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – 41 tahun berlalu, Xi Jinping masih ingat rumah sahabatnya di Amerika: Kisah diplomasi persahabatan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Bukan sekadar menulis elok, kaligrafi China ajarkan kesabaran dan ketenangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Buku sejarah mulai ditinggalkan? Begini cara kreator membawanya ke media sosial
Indonesia
•
12 Aug 2026
