
Google didenda berulang kali oleh Rusia atas pelanggaran konten pada 2024

Ilustrasi. (Pixabay)
Google dijatuhi denda berkali-kali oleh Rusia pada 2024, karena gagal menghapus informasi yang keliru perihal Angkatan Bersenjata Rusia, menyerukan pendanaan untuk militer Ukraina, menyerukan kerusuhan massal, dan materi-materi yang mempromosikan hubungan seksual nontradisional.
Moskow, Rusia (Xinhua/Indonesia Window) – Perusahaan teknologi Amerika Serikat (AS), Google LLC. dijatuhi denda berkali-kali oleh Rusia pada 2024 atas pelanggaran konten, ungkap otoritas Rusia pada Jumat (21/2)."Pada 2024, pengadilan menjatuhkan denda kepada Google LLC sebanyak empat kali. Total nilai denda tersebut mencapai 15,1 juta rubel atau sekitar 170.000 dolar AS," urai badan pengawas telekomunikasi Rusia Roskomnadzor, seperti dikutip kantor berita TASS.*1 rubel = 186 rupiah**1 dolar AS = 16.344 rupiahDenda itu dijatuhkan karena kegagalan Google dalam menghapus konten ekstremis, berita palsu, dan materi yang menyerukan kerusuhan massal dari YouTube, platform berbagi video perusahaan itu. Google juga dikenakan denda atas konten terkait layanan jaringan pribadi virtual (virtual private network/VPN) dan materi-materi ilegal lainnya.Pada Senin (17/2), Pengadilan Distrik Tagansky di Moskow menjatuhkan denda lainnya senilai 3,8 juta rubel atau sekitar 43.000 dolar AS terhadap Google. Sanksi ini dijatuhkan karena perusahaan itu gagal menghapus informasi yang keliru perihal Angkatan Bersenjata Rusia, menyerukan pendanaan untuk militer Ukraina, menyerukan kerusuhan massal, dan materi-materi yang mempromosikan hubungan seksual nontradisional, menurut Roskomnadzor.Regulator itu juga menyatakan konten yang dimaksud mencakup video-video yang memerinci metode-metode untuk memintas (bypass) pembatasan pada sumber-sumber yang dilarang di Rusia, serta informasi yang telah ditetapkan oleh pengadilan Rusia sebagai hal terlarang untuk didistribusikan di negara itu.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

China protes sanksi AS terhadap perusahaan China terkait Rusia
Indonesia
•
10 May 2024

Sisi menang pilpres Mesir setelah kantongi 89,6 persen suara
Indonesia
•
19 Dec 2023

Turkiye-AS tekankan keselamatan warga sipil dan kelancaran pengiriman bantuan di Gaza
Indonesia
•
07 Nov 2023

Korban tewas serangan Rusia terhadap Kota Dnipro Ukraina jadi 20 orang
Indonesia
•
16 Jan 2023


Berita Terbaru

Feature – Saat ekonomi terpuruk, makanan gratis jadi harapan bagi warga rentan di Sanaa, Yaman
Indonesia
•
17 Mar 2026

Fokus Berita – Misi militer AS di Selat Hormuz ditolak sekutu Eropa
Indonesia
•
17 Mar 2026

Komandan Korps Garda Revolusi sebut Selat Hormuz tidak ditutup, tetapi berada di bawah kendali Iran
Indonesia
•
17 Mar 2026

Iran tak minta gencatan senjata atau negosiasi, siap bela diri selama yang diperlukan
Indonesia
•
17 Mar 2026
