
Guangzhou di China selatan akan jadi tuan rumah forum keuangan internasional

Foto dari udara yang diabadikan pada 16 Juni 2022 ini menunjukkan sebuah seksi dari Zona Perdagangan Bebas Percontohan China (Guangdong) di Distrik Baru Nansha Guangzhou, Provinsi Guangdong, China selatan. (Xinhua/Lu Hanxin)
Guangzhou di China selatan akan jadi tuan rumah forum keuangan internasional, yang digelar secara daring (online) dengan mengusung tema ‘The Ever-Changing World: Reshaping Our Shared Future’.
Guangzhou, China (Xinhua) – Pertemuan Tahunan Forum Keuangan Internasional (International Finance Forum/IFF) ke-19 akan digelar di Guangzhou, Provinsi Guangdong, China selatan, mulai 2 hingga 4 Desember, demikian disampaikan pihak penyelenggara pada Senin (28/11).Pertemuan yang akan digelar secara daring (online) itu mengusung tema ‘The Ever-Changing World: Reshaping Our Shared Future’. Topik-topik seperti prospek ekonomi global, risiko dan pencegahan utang, investasi iklim dan penetapan harga karbon, Inisiatif Sabuk dan Jalur Sutra, serta pengembangan Kawasan Teluk Besar Guangdong-Hong Kong-Makau akan dibahas dalam pertemuan tersebut.Para pemimpin dari sejumlah organisasi internasional, termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Dana Moneter Internasional (IMF), dan Bank Dunia, pimpinan eksekutif dari perusahaan dan institusi keuangan global terkemuka, serta para cendekiawan akan berpartisipasi dalam acara tersebut.Selama konferensi yang berlangsung tiga hari itu, IFF akan merilis Laporan Keuangan dan Pembangunan Global, laporan tahunannya mengenai ekonomi global, dan prospek ekonomi China untuk 2023. IFF juga akan mengumumkan para pemenang Penghargaan Keuangan Hijau (Green Finance Award) yang memberikan penghormatan kepada berbagai perusahaan dan institusi keuangan atas upaya mereka dalam melakukan mitigasi perubahan iklim.Pertemuan tahun ini diselenggarakan bersama oleh IFF dan pemerintah Kota Guangzhou. Didirikan di Beijing pada 2003, IFF adalah sebuah organisasi internasional nirlaba nonpemerintah yang independen, yang menjadi platform tingkat tinggi yang telah lama diadakan untuk dialog dan komunikasi serta kerja sama multilateral.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

OECD pangkas proyeksi pertumbuhan PDB global jadi 3,2 persen pada 2025 dan 2,9 persen pada 2026
Indonesia
•
24 Sep 2025

Bank Sentral Australia peringatkan guncangan ekonomi global bakal makin sering terjadi
Indonesia
•
08 Jul 2026

Minyak jatuh, pembicaraan kenaikan suku bunga Fed cemaskan investor
Indonesia
•
25 Jan 2022

Kapal pesiar berukuran besar pertama buatan China mulai pelayaran perdana
Indonesia
•
02 Jan 2024


Berita Terbaru

90 persen wilayah Maluku adalah laut, Indonesia-China perkuat ekonomi biru di Tual
Indonesia
•
25 Sep 2026

Pertumbuhan Asia-Pasifik turun jadi 5 persen, ADB soroti konflik dan el niño
Indonesia
•
24 Sep 2026

Ekonomi global diprediksi tumbuh 2,9 persen, OECD peringatkan inflasi dan krisis energi
Indonesia
•
24 Sep 2026

Direktur IMF sebut ekonomi dunia hadapi berbagai risiko meski tunjukkan ketahanan
Indonesia
•
22 Sep 2026
