
Peneliti: Gurun terbesar di China mungkin terbentuk 300.000 tahun yang lalu

Foto dari udara menunjukkan sebuah jalan raya baru yang melintasi Gurun Taklimakan di Daerah Otonom Uighur Xinjiang, China barat laut, pada 26 Juni 2022. (Xinhua/Li Xiang)
Gurun Taklimakan di Xinjiang mungkin terbentuk 300.000 tahun yang lalu, berdasarkan penemuan spesies baru gammaridea yang endemik di sebuah cekungan sungai di kawasan itu.
Urumqi, Xinjiang (Xinhua) – Gurun Taklimakan, gurun terbesar di China yang terletak di Daerah Otonom Uighur Xinjiang, China barat laut, mungkin terbentuk 300.000 tahun yang lalu, menurut temuan ilmiah terbaru.Penemuan tersebut didapatkan oleh tim peneliti China dalam penyelidikan ilmiah ketiga yang sedang berlangsung di Xinjiang, yang telah menghasilkan sejumlah pencapaian besar, kata Zhang Yuanming, kepala Institut Ekologi dan Geografi Xinjiang yang berada di bawah naungan Akademi Ilmu Pengetahuan China, dalam sebuah konferensi pers pada Selasa (21/2).Tim ilmuwan tersebut mengidentifikasi Pegunungan Tianshan dan daerah sekitarnya sebagai sumber organisme air dingin pertama di dunia, berdasarkan penemuan spesies baru gammaridea yang endemik di sebuah cekungan sungai di kawasan itu.Survei ilmiah tersebut juga menunjukkan penemuan 39 serangga parasit musuh alami yang baru pertama kali dicatat di China, serta dua spesies lumut baru, ungkap Zhang.Sebanyak 26 situs pemantauan otomatis baru untuk ekosistem dibangun di tanah tak berpenghuni di Xinjiang selama penyelidikan ilmiah ini melalui integrasi drone, pengamatan dan analisis data satelit, serta teknologi Internet of Things, tambah Zhang.Penyelidikan ilmiah ketiga di Xinjiang ini diluncurkan pada Desember 2021.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Penelitian ungkap sampel Bulan Chang'e-6 punya ‘karakteristik unik’
Indonesia
•
20 Sep 2024

Tinjauan ilmuwan Australia sebut ponsel tidak berhubungan dengan kanker otak
Indonesia
•
06 Sep 2024

Pembangkit listrik tenaga termal surya hasilkan listrik dengan 'mengejar' sinar matahari
Indonesia
•
22 Jul 2024

Studi ungkap resorpsi unsur hara tanaman di Dataran Tinggi Qinghai-Tibet
Indonesia
•
05 May 2025


Berita Terbaru

Laut makin panas, ancaman terhadap manusia meluas hingga kesehatan mental
Indonesia
•
12 Aug 2026

Beton ramah lingkungan mengembang dalam 14 detik, biaya material bisa turun 94 persen
Indonesia
•
11 Aug 2026

Feature – Dari Laut Jawa ke Laut Banda: Jejak air tawar ungkap rahasia laut Indonesia
Indonesia
•
09 Aug 2026

Feature – Di tengah riuh IGD, AI bantu tentukan pasien yang harus didahulukan
Indonesia
•
08 Aug 2026
