
Sekjen PBB sebut dimulainya kembali permusuhan di Gaza harus dihindari "dengan cara apa pun"

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres berbicara kepada pers di luar Ruang Dewan Keamanan di kantor pusat PBB di New York pada 5 Desember 2024. (Xinhua/Xie E)
Hamas mengumumkan bahwa penyerahan sandera akan ditunda hingga pemberitahuan lebih lanjut karena Israel melakukan "pelanggaran kesepakatan gencatan senjata" di Gaza.
PBB (Xinhua/Indonesia Window) – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres pada Selasa (11/2) pagi waktu setempat menyerukan kepada Hamas agar melanjutkan rencana pembebasan warga Israel yang disandera, sembari memperingatkan bahwa permusuhan baru di Gaza harus dihindari "dengan cara apa pun.""Dengan cara apa pun, kita harus menghindari dimulainya kembali permusuhan di Gaza yang akan menyebabkan tragedi besar," ujar Guterres dalam platform media sosial X.Seraya mengimbau kepada Hamas agar "melanjutkan pembebasan sandera pada Sabtu (15/2) seperti yang telah direncanakan," Guterres menuturkan bahwa "kedua pihak harus sepenuhnya mematuhi komitmen mereka dalam kesepakatan gencatan senjata dan melanjutkan negosiasi serius tahap kedua di Doha."
Pengungsi Palestina yang sedang melakukan perjalanan pulang dari Jalur Gaza selatan ke utara terlihat di dekat Koridor Netzarim di Jalur Gaza tengah pada 9 Februari 2025. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

China siap tingkatkan kerja sama konservasi spesies terancam punah dengan AS
Indonesia
•
01 Oct 2023

Bukti baru dari unit perang kuman Jepang yang bersejarah dipublikasikan
Indonesia
•
09 Jul 2024

Trump sebut akan buat kesepakatan untuk caplok Greenland dengan "cara mudah" atau "cara sulit"
Indonesia
•
11 Jan 2026

Trump kecam Eropa dan NATO di Davos, tekankan kembali upayanya untuk akuisisi Greenland
Indonesia
•
22 Jan 2026


Berita Terbaru

Feature – Saat ekonomi terpuruk, makanan gratis jadi harapan bagi warga rentan di Sanaa, Yaman
Indonesia
•
17 Mar 2026

Fokus Berita – Misi militer AS di Selat Hormuz ditolak sekutu Eropa
Indonesia
•
17 Mar 2026

Komandan Korps Garda Revolusi sebut Selat Hormuz tidak ditutup, tetapi berada di bawah kendali Iran
Indonesia
•
17 Mar 2026

Iran tak minta gencatan senjata atau negosiasi, siap bela diri selama yang diperlukan
Indonesia
•
17 Mar 2026
