
Hong Kong kembali duduki peringkat ke-4 dalam indeks pusat keuangan global

Foto dari udara yang diabadikan pada 29 Mei 2022 ini menunjukkan pemandangan Two International Finance Centre (IFC) di Hong Kong, China selatan. (Xinhua/Li Gang)
Hong Kong kembali menduduki peringkat keempat secara global dalam indeks pusat keuangan yang diterbitkan oleh wadah pemikir Inggris dan China, dengan keunggulannya yang unik berupa dukungan dari ibu pertiwi dan koneksi dengan dunia memperkuat ketangguhan pusat keuangan ini.
Hong Kong (Xinhua) – Hong Kong kembali menduduki peringkat keempat secara global dalam indeks pusat keuangan yang diterbitkan pada Kamis (21/3) oleh wadah pemikir Inggris dan China, dengan keunggulannya yang unik berupa dukungan dari ibu pertiwi dan koneksi dengan dunia memperkuat ketangguhan pusat keuangan ini.Laporan Indeks Pusat Keuangan Global (Global Financial Centers Index/GFCI) 35, yang dirilis oleh wadah pemikir Inggris Z/Yen Group dan China Development Institute di Shenzhen, melakukan penilaian terhadap 121 pusat keuangan di seluruh dunia.
Foto dari udara yang diabadikan pada 31 Mei 2022 ini menunjukkan Two International Finance Centre (IFC) (atas, kiri) dan International Commerce Centre (ICC) (kanan) di Hong Kong, China selatan. (Xinhua/Li Gang)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Afsel jajaki metode baru untuk tingkatkan sistem pembayaran
Indonesia
•
05 Oct 2024

Pemerintah targetkan ‘lifting’ minyak 1 juta barel per hari pada 2030
Indonesia
•
15 Sep 2020

Urumqi di Xinjiang catat rekor jumlah wisatawan pada 2023
Indonesia
•
04 Jan 2024

Kamboja perkirakan 4,6 juta penumpang udara pada 2023 usai pembukaan kembali China
Indonesia
•
15 Jan 2023


Berita Terbaru

China targetkan 100.000 kendaraan berbasis sel bahan bakar per 2030
Indonesia
•
17 Mar 2026

Negara-Negara anggota Badan Energi Internasional di Kawasan Asia-Oseania akan "segera" lepas cadangan minyak darurat
Indonesia
•
17 Mar 2026

Jepang mulai lepas cadangan minyak di tengah konflik Timur Tengah
Indonesia
•
17 Mar 2026

Menteri Energi Inggris sebut penutupan Selat Hormuz rugikan ekonomi global
Indonesia
•
17 Mar 2026
