
Pohon 'Pterocymbium macranthum' ditemukan untuk kali pertama di China

Pohon Pterocymbium macranthum terlihat di Cagar Alam Nasional Xishuangbanna yang terletak di Provinsi Yunnan, China barat daya, pada 3 Maret 2023. (Xinhua/Yan Wendi)
Hutan monsun tropis China semakin diperkaya dengan Pterocymbium macranthum, yang merupakan anggota dari genus Pterocymbium.
Kunming, China (Xinhua) – Sebuah tim peneliti di Provinsi Yunnan, China barat daya, mengatakan bahwa mereka menemukan komunitas hutan monsun tropis Pterocymbium macranthum, yang merupakan anggota dari genus Pterocymbium, menandai kali pertama genus ini ditemukan di China.Spesies pohon itu ditemukan di Cagar Alam Nasional Xishuangbanna, yang dikenal dengan ekosistem hutan hujannya yang terpelihara dengan baik.Pterocymbium macranthum memiliki bunga dengan campuran gradasi oranye-kuning hingga oranye-merah, serta batang yang tingginya dapat mencapai 35-45 meter, menurut Tan Yunhong, seorang profesor di Kebun Raya Tropis Xishuangbanna dari Akademi Ilmu Pengetahuan China (Chinese Academy of Sciences/CAS)."Pterocymbium macranthum sebagian besar tersebar di negara-negara Asia Tenggara, seperti Myanmar dan Thailand. Kami berspekulasi bahwa Pterocymbium macranthum kemungkinan juga ditemukan di Xishuangbanna, dan penemuan itu mengonfirmasi hal ini," papar Tan.Dengan nilai penelitian dan konservasi yang tinggi, Pterocymbium macranthum menunjukkan kekayaan keanekaragaman hayati hutan hujan tropis di China. Selanjutnya, cagar alam tersebut akan melakukan investigasi mendalam terhadap persebaran populasi tumbuhan itu, kualitas habitat, dan status konservasinya.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Coca-Cola akan kembangkan teknologi ubah karbon dioksida jadi gula
Indonesia
•
20 Aug 2022

Tim ilmuwan berhasil identifikasi enam genus baru bakteri Antarktika
Indonesia
•
10 Mar 2025

Rafflesia patma mekar di Kebun Raya Bogor
Indonesia
•
15 Sep 2019

Arkeolog China rekonstruksi wajah leluhur berusia 5.000 tahun via teknologi 3D
Indonesia
•
12 Nov 2024


Berita Terbaru

Laut makin panas, ancaman terhadap manusia meluas hingga kesehatan mental
Indonesia
•
12 Aug 2026

Beton ramah lingkungan mengembang dalam 14 detik, biaya material bisa turun 94 persen
Indonesia
•
11 Aug 2026

Feature – Dari Laut Jawa ke Laut Banda: Jejak air tawar ungkap rahasia laut Indonesia
Indonesia
•
09 Aug 2026

Feature – Di tengah riuh IGD, AI bantu tentukan pasien yang harus didahulukan
Indonesia
•
08 Aug 2026
