Penjualan hewan ternak di Indonesia meningkat pada Idul Adha tahun ini

Orang-orang mengunjungi pasar ternak menjelang Hari Raya Idul Adha di Kabupaten Semarang, Provinsi Jawa Tengah, pada 10 Juni 2024. (Xinhua/Kalila)
Idul Adha membawa kemakmuran bagi para pedagang musiman yang menjual hewan kurban khusus untuk hari raya ini, yang meskipun dalam setahun hanya berjualan saat Idul Adha, mereka dapat meraup keuntungan puluhan bahkan hingga ratusan juta rupiah.
Jakarta (Xinhua) – Hari Raya Idul Adha di Indonesia, negara dengan populasi Umat Islam terbesar di dunia, jatuh pada Senin (17/6). Menjelang hari raya yang sakral ini, pasar-pasar ternak di Tanah Air ramai dikunjungi para pembeli yang mencari hewan kurban.Pada Hari Raya Idul Adha, Umat Islam di Indonesia biasanya melaksanakan prosesi ritual kurban bersama dengan menyembelih sapi, kambing, atau domba. Kemudian pada sore harinya, mereka membagikan daging kurban tersebut kepada masyarakat kurang mampu di daerah setempat.Idul Adha membawa kemakmuran bagi para pedagang musiman yang menjual hewan kurban khusus untuk hari raya ini. Meski dalam setahun hanya berjualan saat Idul Adha, mereka dapat meraup keuntungan puluhan bahkan hingga ratusan juta rupiah.Hikmah Djaelani, seorang pedagang hewan kurban musiman di Cikarang, Provinsi Jawa Barat, mengaku meraup keuntungan yang lebih besar pada tahun ini dibandingkan dengan tahun lalu. Sejak memulai penjualan pada pertengahan Mei, Hikmah telah menjual 12 ekor sapi, 23 ekor kambing, dan 32 ekor domba, dengan keuntungan lebih dari 100 juta rupiah."Alhamdulillah, meski saya hanya menjual ternak setahun sekali, penghasilannya biasanya cukup untuk menghidupi keluarga saya selama hampir satu tahun," ujar pria berusia 47 tahun ini, yang bekerja di sebuah peternakan dan memberi makan ternak, dengan pendapatan tak sampai 500.000 rupiah per bulannya.Kambing biasanya dihargai antara 3 juta rupiah hingga 5 juta rupiah, sementara domba antara 4 juta rupiah hingga 6 juta rupiah, dengan harga yang bervariasi tergantung beratnya. Harga sapi berukuran kecil berkisar antara 17 juta rupiah hingga 25 juta rupiah dan biasanya memiliki berat antara 200-400 kilogram. Jenis yang lebih besar, seperti sapi limosin, dengan berat antara 600 hingga 800 kilogram, dapat mencapai harga lebih dari 45 juta rupiah.
Para pedagang mengatur hewan ternak di pasar ternak Ambarawa di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, pada 10 Juni 2024. (Xinhua/Kalila)
Bagikan
Komentar
Berita Terkait
Berita Terbaru

Fokus Berita – Lembaga konservasi minta dilibatkan dalam pembuatan peraturan oleh pemerintah
Indonesia
•
30 Jan 2026

Feature - Napas budaya Mahasiswa Indonesia di Singapura
Indonesia
•
27 Jan 2026

Kajian ilmiah – Dr. Syafiq Riza Basalamah bedah urgensi akhlak dan kekuatan doa di CONNECT 2026
Indonesia
•
26 Jan 2026

Tantangan zaman makin kompleks, CONNECT 2026 hadirkan 'event' dakwah perspektif global
Indonesia
•
24 Jan 2026




