
Pendapatan industri jasa Korsel catat pertumbuhan dua digit pada 2021

Para pejalan kaki terlihat di sebuah jalan di Seoul, Korea Selatan, pada 16 Maret 2022. (Xinhua/James Lee)
Industri jasa Korea Selatan mencatat pertumbuhan dua digit pada tahun lalu berkat peningkatan permintaan layanan tatap muka, mencapai 2.814 triliun won, naik 10,5 persen dari tahun sebelumnya.
Seoul, Korea Selatan (Xinhua) – Pendapatan industri jasa Korea Selatan (Korsel) mencatat pertumbuhan dua digit pada tahun lalu berkat peningkatan permintaan layanan tatap muka, tunjuk data kantor statistik negara itu pada Jumat (23/12).Penjualan di industri jasa pada 2021 mencapai 2.814 triliun won, naik 10,5 persen dari tahun sebelumnya, menurut Statistics Korea.Angka tersebut menandai peningkatan tertinggi dalam enam tahun terakhir setelah pemulihan dari kemerosotan ekonomi akibat pandemik COVID-19 mendongkrak permintaan layanan tatap muka.Pendapatan di sektor seni, olahraga, dan rekreasi melonjak 24,0 persen pada tahun lalu berkat dukungan langkah-langkah mitigasi pandemik.Penjualan di sektor informasi dan komunikasi serta sektor air bersih, air limbah, dan sampah membukukan pertumbuhan dua digit, sedangkan pendapatan di sektor grosir dan retail naik 8,9 persen berkat permintaan yang kuat untuk perbelanjaan daring.Jumlah usaha di industri jasa tercatat sebesar 4.066.000 pada 2021, turun 0,2 persen dari tahun sebelumnya.Ini menandai penurunan pertama dalam 16 tahun terakhir di tengah pandemik yang berkepanjangan.Jumlah tenaga kerja di industri jasa naik 1,6 persen menjadi 13.853.000 pada tahun lalu.*1 won = 12,21 rupiahLaporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Harga minyak ‘rebound’ di Asia, dipicu gangguan ekspor minyak Rusia
Indonesia
•
04 Mar 2022

Survei: Pasar tenaga kerja Amerika Serikat melemah
Indonesia
•
08 Sep 2024

Brasil akan ajukan keberatan atas tarif AS di WTO, siapkan paket bantuan untuk bisnis domestik
Indonesia
•
06 Aug 2025

Ekonom: Eskalasi Rusia-Ukraina dapat untungkan Indonesia
Indonesia
•
16 Feb 2022


Berita Terbaru

Area hutan dunia terus menyusut, target hutan global masih jauh dari memadai
Indonesia
•
12 May 2026

Nafta langka, produsen makanan ringan terkemuka Jepang gunakan kemasan hitam-putih
Indonesia
•
12 May 2026

China bisa jadi penopang prospek ekonomi Indonesia di tengah risiko perlambatan
Indonesia
•
11 May 2026

Bank Sentral Malaysia dan Indonesia teken MoU untuk perdalam kerja sama
Indonesia
•
11 May 2026
