
Provinsi Zhejiang di China timur targetkan produksi 1,2 juta lebih NEV pada 2025

Sebuah mobil energi baru terlihat di pabrik milik produsen mobil China Leapmotor di Jinhua, Provinsi Zhejiang, China timur, pada 26 April 2022. (Xinhua/Hu Xiaofei)
Industri mobil energi baru di Provinsi Zhejiang, salah satu lokomotif perekonomian utama China, terus berkembang, dengan rencana output tahunan kendaraan energi baru (new energy vehicle/NEV) akan menembus 1,2 juta pada 2025, mencakup 60 persen lebih dari total produksi mobil provinsi tersebut.
Hangzhou, China (Xinhua) – Provinsi Zhejiang, salah satu lokomotif perekonomian utama China, baru-baru ini merilis rencana kerja yang bertujuan mempercepat pengembangan industri mobil energi baru mereka.Menurut rencana tersebut, output tahunan kendaraan energi baru (new energy vehicle/NEV) Zhejiang akan menembus 1,2 juta pada 2025, mencakup 60 persen lebih dari total produksi mobil provinsi tersebut.Zhejiang akan mengembangkan sejumlah perusahaan kendaraan energi baru terkemuka, mendukung mereka dalam mengoptimalkan layout produksi, dan meningkatkan pasokan kendaraan energi baru kelas atas.Zhejiang juga akan mempercepat pembangunan merek kendaraan energi baru, mendukung perusahaan kompetitif saat mereka melakukan ekspansi ke pasar luar negeri, serta berupaya mengekspor lebih dari 200.000 unit kendaraan energi baru pada 2025 mendatang.Pada 2025, Zhejiang bertujuan membangun lebih dari 100.000 unit pengisian daya di tempat-tempat umum, menurut rencana kerja tersebut.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

PLN-Pupuk Indonesia beli gas Blok Masela dari INPEX
Indonesia
•
20 Feb 2020

Qantas Group perpanjang pengurangan penerbangan di tengah tingginya harga bahan bakar
Indonesia
•
01 May 2026

Minyak naik karena penguncian Shanghai melonggar dan produksi Rusia turun
Indonesia
•
13 Apr 2022

Madagaskar tetapkan status darurat energi selama 15 hari
Indonesia
•
08 Apr 2026


Berita Terbaru

90 persen wilayah Maluku adalah laut, Indonesia-China perkuat ekonomi biru di Tual
Indonesia
•
25 Sep 2026

Pertumbuhan Asia-Pasifik turun jadi 5 persen, ADB soroti konflik dan el niño
Indonesia
•
24 Sep 2026

Ekonomi global diprediksi tumbuh 2,9 persen, OECD peringatkan inflasi dan krisis energi
Indonesia
•
24 Sep 2026

Direktur IMF sebut ekonomi dunia hadapi berbagai risiko meski tunjukkan ketahanan
Indonesia
•
22 Sep 2026
