
Uni Eropa alokasikan 500 juta euro untuk produksi amunisi

Foto yang diabadikan pada 11 Oktober 2023 ini menunjukkan markas NATO di Brussel, Belgia. (Xinhua/Zhao Dingzhe)
Industri pertahanan Eropa akan meningkatkan produksi amunisinya menjadi dua juta peluru per tahun pada akhir 2025, dengan kapasitas produksi tahunannya untuk peluru kaliber 155 mm mencapai 1 juta per tahun pada Januari lalu.
Brussel, Belgia (Xinhua) – Komisi Eropa pada Jumat (15/3) mengumumkan alokasi dana sebesar 500 juta euro atau sekitar 544 juta dolar AS untuk meningkatkan produksi amunisi sebagai bagian dari dukungannya terhadap industri pertahanan Eropa.Dalam pernyataannya, komisi tersebut mengatakan bahwa ini akan memungkinkan industri pertahanan Eropa untuk meningkatkan produksi amunisinya menjadi dua juta peluru per tahun pada akhir 2025. Kapasitas produksi tahunannya untuk peluru kaliber 155 mm mencapai 1 juta per tahun pada Januari lalu.
Sejumlah orang terlihat di atas sebuah tank T-72 tentara Polandia dalam Pameran Industri Pertahanan Internasional (International Defence Industry Exhibition) ke-27 di Kielce, Polandia, pada 5 September 2019. (Xinhua/Jaap Arriens)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Kemenlu China: Tidak ada ruang untuk negosiasi atau kompromi soal prinsip Satu China
Indonesia
•
03 Dec 2024

Presiden Bulgaria tolak pimpin delegasi negaranya di KTT NATO
Indonesia
•
30 Jun 2024

COVID-19 – Arab Saudi segera longgarkan pembatasan
Indonesia
•
15 Oct 2021

Iran revisi jumlah korban tewas ledakan pelabuhan jadi 57, tahan 2 orang atas kegagalan keamanan
Indonesia
•
05 May 2025


Berita Terbaru

Feature – Saat ekonomi terpuruk, makanan gratis jadi harapan bagi warga rentan di Sanaa, Yaman
Indonesia
•
17 Mar 2026

Fokus Berita – Misi militer AS di Selat Hormuz ditolak sekutu Eropa
Indonesia
•
17 Mar 2026

Komandan Korps Garda Revolusi sebut Selat Hormuz tidak ditutup, tetapi berada di bawah kendali Iran
Indonesia
•
17 Mar 2026

Iran tak minta gencatan senjata atau negosiasi, siap bela diri selama yang diperlukan
Indonesia
•
17 Mar 2026
