
KTT Media Dunia kelima adopsi Inisiatif Kunming

Foto yang diabadikan pada 5 Desember 2023 ini menunjukkan tampilan eksterior venue upacara pembukaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Media Dunia kelima (Yunnan, China) dan Forum Komunikasi Internasional Yunnan kedua di Kunming, Provinsi Yunnan, China barat daya. (Xinhua/Li Ming)
Inisiatif Kunming menyebutkan bahwa media global harus menjunjung tinggi konsep komunitas semua kehidupan di Bumi, mengikuti kemajuan ekologi dan pembangunan berkelanjutan di semua negara, mempromosikan nilai-nilai bahwa lingkungan bermanfaat bagi masyarakat, serta mendorong masyarakat internasional untuk bersama-sama membangun kehidupan yang selaras antara manusia dan alam, kemajuan ekonomi dan lingkungan yang terkoordinasi, serta pembangunan umum semua negara.
Kunming, China (Xinhua) – Para perwakilan yang menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Media Dunia (World Media Summit/WMS) kelima (Yunnan, China) mengadopsi Inisiatif Kunming dalam pembukaan KTT tersebut pada Selasa (5/12).KTT Media Dunia kelima (Yunnan, China), yang diselenggarakan di Kota Kunming, Provinsi Yunnan, China barat daya, dihadiri oleh lebih dari 300 perwakilan dari sekitar 80 institusi, termasuk media, organisasi internasional, dan wadah pemikir, dari hampir 30 negara dan kawasan.Menurut Inisiatif Kunming untuk KTT Media Dunia kelima, para perwakilan melakukan diskusi yang mendalam dan ekstensif dengan tema ‘Meningkatkan Kepercayaan Global, Mempromosikan Pengembangan Media’ (Boosting Global Confidence, Promoting Media Development). Mereka menganalisis peluang dan tantangan yang dihadapi oleh industri media dunia di era digital, mengeksplorasi peran dan tanggung jawab media dalam mempromosikan pembangunan ekonomi dan sosial, serta mendiskusikan bagaimana cara menyampaikan dengan lebih baik kisah tentang pembangunan manusia dan mempromosikan pembangunan umum dunia.Inisiatif itu menyebutkan bahwa media global harus menjunjung tinggi konsep komunitas semua kehidupan di Bumi, mengikuti kemajuan ekologi dan pembangunan berkelanjutan di semua negara, mempromosikan nilai-nilai bahwa lingkungan bermanfaat bagi masyarakat, serta mendorong masyarakat internasional untuk bersama-sama membangun kehidupan yang selaras antara manusia dan alam, kemajuan ekonomi dan lingkungan yang terkoordinasi, serta pembangunan umum semua negara.Selain itu, media global juga dapat menjadi narator yang baik dalam menyampaikan kisah-kisah tentang kota dan perusahaan, menampilkan citra nasional dari sudut pandang yang berbeda, serta mendorong pertukaran dan interaksi budaya yang beragam serta resonansi nilai-nilai yang berbeda, menurut inisiatif tersebut.Inisiatif itu menyatakan bahwa media harus memanfaatkan teknologi 5G, mahadata (big data), komputasi awan (cloud computing), kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), dan pencapaian pengembangan revolusi informasi lainnya secara rasional, berinovasi dalam model pengumpulan dan penyebaran berita, mempercepat transformasi cerdas dan digital, serta terus mendorong pembangunan ekonomi dan sosial negara-negara di seluruh dunia.Para perwakilan tersebut meyakini bahwa pertemuan itu meningkatkan rasa saling pengertian, memperdalam persahabatan, mengonsolidasikan konsensus, serta mendorong kerja sama media global untuk mengatasi berbagai tantangan dan mencapai pembangunan yang saling menguntungkan.KTT Media Dunia kelima (Yunnan, China), yang berlangsung pada 4-8 Desember, diselenggarakan bersama oleh Kantor Berita Xinhua dan pemerintah Provinsi Yunnan.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

TotalEnergies Prancis menarik diri dari Myanmar
Indonesia
•
21 Jan 2022

Lebanon perintahkan tentaranya balas tembakan dari wilayah Suriah
Indonesia
•
09 Feb 2025

Akademisi Singapura kritik rencana tarif Trump, ada harga yang harus dibayar
Indonesia
•
14 Dec 2024

UE sepakat kucurkan bantuan senilai 50 miliar euro kepada Ukraina
Indonesia
•
02 Feb 2024


Berita Terbaru

Feature – Saat ekonomi terpuruk, makanan gratis jadi harapan bagi warga rentan di Sanaa, Yaman
Indonesia
•
17 Mar 2026

Fokus Berita – Misi militer AS di Selat Hormuz ditolak sekutu Eropa
Indonesia
•
17 Mar 2026

Komandan Korps Garda Revolusi sebut Selat Hormuz tidak ditutup, tetapi berada di bawah kendali Iran
Indonesia
•
17 Mar 2026

Iran tak minta gencatan senjata atau negosiasi, siap bela diri selama yang diperlukan
Indonesia
•
17 Mar 2026
