
Yahoo News: Negara lain soroti bahaya kekerasan senjata bagi calon pelancong ke AS

Foto yang diabadikan pada 6 Mei 2023 ini memperlihatkan sebuah mobil polisi di dekat lokasi penembakan di Allen Premium Outlets di Allen, sebuah kota pinggiran di Dallas, Texas, Amerika Serikat. (Xinhua/Tian Dan)
Insiden penembakan massal yang meningkat di Amerika Serikat (AS), meski terbilang relatif aman, mendorong setidaknya tujuh negara untuk mengeluarkan peringatan kepada warganya yang berniat bepergian ke AS, dengan mengutip masalah keamanan serius dalam beberapa tahun terakhir.
Los Angeles, AS (Xinhua) – Ketika insiden penembakan massal meningkat di Amerika Serikat (AS), meski terbilang relatif aman, negara-negara lain menyoroti bahaya kekerasan senjata bagi para calon pelancong, lapor Yahoo News pada Rabu (17/5).Setidaknya tujuh negara mengeluarkan peringatan kepada warganya yang berniat bepergian ke AS, dengan mengutip masalah keamanan serius dalam beberapa tahun terakhir, kata laporan itu, yang mencatat bahwa Selandia Baru, Kanada, Australia, Inggris, Prancis, Venezuela, dan Uruguay masing-masing mendesak tindakan pencegahan bagi para pelancong ketika mengunjungi AS, sebagian besar karena faktor kekerasan senjata.Telah terjadi lebih dari 200 penembakan massal di AS sepanjang tahun ini, sebut laporan itu, mengutip Gun Violence Archive, sebuah organisasi nonprofit yang melacak kekerasan senjata di AS. Setiap tahunnya dalam tiga tahun terakhir, tercatat lebih dari 600 penembakan massal terjadi di AS, atau sekitar dua insiden per hari.Ancaman kekerasan senjata sehubungan dengan kurangnya keamanan yang dirasakan di AS semakin dilihat sebagai masalah keamanan oleh warga negara AS sendiri maupun para calon turis. Meski kemungkinan seorang turis di AS menjadi korban kekerasan senjata tetap rendah, para ahli mengatakan bahwa "persepsi adalah kenyataan," menurut laporan tersebut.
Massa turun ke jalan menuju gedung Capitol dalam aksi unjuk rasa mendesak pengesahan larangan senjata serbu, di Washington DC, Amerika Serikat (AS), pada 17 April 2023. Empat orang tewas dan sedikitnya 28 lainnya luka-luka dalam insiden penembakan di sebuah pesta ulang tahun pada Sabtu (15/4/2023) malam waktu setempat di kota kecil Dadeville, Alabama, AS, kata pihak berwenang pada Ahad (16/4/2023). Insiden itu membawa AS ke tonggak suram dengan lebih dari 160 penembakan massal tercatat sejauh ini sejak awal tahun 2023, dengan jumlah kematian akibat kekerasan senjata api mencapai 12.277 jiwa, menurut basis data yang dijalankan kelompok riset nonprofit Gun Violence Archive. (Xinhua/Aaron Schwartz)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

COVID-19 – Mongolia berikan vaksinasi dosis keempat
Indonesia
•
11 Jan 2022

Ketua partai berkuasa di Korsel bersumpah akan blokir mosi pemakzulan Yoon
Indonesia
•
09 Dec 2024

Slovenia mulai prosedur untuk akui Palestina
Indonesia
•
10 May 2024

Tentara Israel bongkar struktur militer Hamas di Gaza utara
Indonesia
•
07 Jan 2024


Berita Terbaru

Feature – Saat ekonomi terpuruk, makanan gratis jadi harapan bagi warga rentan di Sanaa, Yaman
Indonesia
•
17 Mar 2026

Fokus Berita – Misi militer AS di Selat Hormuz ditolak sekutu Eropa
Indonesia
•
17 Mar 2026

Komandan Korps Garda Revolusi sebut Selat Hormuz tidak ditutup, tetapi berada di bawah kendali Iran
Indonesia
•
17 Mar 2026

Iran tak minta gencatan senjata atau negosiasi, siap bela diri selama yang diperlukan
Indonesia
•
17 Mar 2026
