
Laporan: Hegemoni militer AS menginjak-injak kedaulatan negara lain

Sebuah kendaraan militer Amerika Serikat melintasi daerah Tal Tamr di pinggiran Provinsi Hasakah, Suriah timur laut, pada 14 November 2019. (Xinhua/Str)
Intervensi militer Amerika Serikat di berbagai belahan dunia antara tahun 1776 hingga 2019, tercatat mencapai 400 kali, dengan 34 persen di antaranya dilakukan di Amerika Latin dan Karibia, 23 persen di Asia Timur dan Pasifik, 14 persen di Timur Tengah dan Afrika Utara, serta 13 persen di Eropa dan Asia Tengah.
Beijing, China (Xinhua) – Sebuah laporan baru dari wadah pemikir (think tank) Kantor Berita Xinhua yang dirilis pada Selasa (5/9) mengungkap cara Amerika Serikat (AS) menggunakan hegemoni militer untuk melanggar prinsip kedaulatan.Dalam laporan berjudul ‘Asal-Usul, Fakta, dan Bahaya Hegemoni Militer AS’ (Origins, Facts and Perils of U.S. Military Hegemony), Xinhua Institute menguraikan pembentukan hegemoni militer AS, merangkum cara-cara yang diadopsi Washington untuk mempertahankan hegemoni tersebut, dan menggali bahayanya dengan menyajikan fakta dan data."Sejak Deklarasi Kemerdekaan pada 1776, intervensi militer AS di luar negeri melalui invasi langsung menggunakan kekuatan telah menyebar ke seluruh dunia," ungkap laporan tersebut.Menurut laporan Tufts University, AS melakukan hampir 400 intervensi militer di berbagai belahan dunia antara tahun 1776 hingga 2019, 34 persen di antaranya dilakukan di Amerika Latin dan Karibia, 23 persen di Asia Timur dan Pasifik, 14 persen di Timur Tengah dan Afrika Utara, serta 13 persen di Eropa dan Asia Tengah.
Foto yang diabadikan pada 14 Juli 2023 ini menunjukkan sejumlah bom klaster yang ditinggalkan oleh militer AS saat perang Vietnam di sebuah museum di Hanoi, Vietnam. (Xinhua/Pham Dinh Duc)
Orang-orang berunjuk rasa memprotes rencana latihan militer Korea Selatan-Amerika Serikat di Seoul, Korea Selatan, pada 13 Agustus 2022. (Xinhua/NEWSIS)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Dewan Keamanan PBB adopsi resolusi terkait serangan Houthi di Laut Merah
Indonesia
•
11 Jan 2024

Serangan terhadap depot minyak di Timur Tengah bisa sebabkan hujan beracun
Indonesia
•
12 Mar 2026

AS akan kirim senjata ke Ukraina via NATO, ancam ‘tarif berat’ terhadap Rusia
Indonesia
•
15 Jul 2025

Ketua DPR AS prioritaskan keamanan perbatasan alih-alih pendanaan untuk Ukraina
Indonesia
•
28 Feb 2024


Berita Terbaru

Feature – Saat ekonomi terpuruk, makanan gratis jadi harapan bagi warga rentan di Sanaa, Yaman
Indonesia
•
17 Mar 2026

Fokus Berita – Misi militer AS di Selat Hormuz ditolak sekutu Eropa
Indonesia
•
17 Mar 2026

Komandan Korps Garda Revolusi sebut Selat Hormuz tidak ditutup, tetapi berada di bawah kendali Iran
Indonesia
•
17 Mar 2026

Iran tak minta gencatan senjata atau negosiasi, siap bela diri selama yang diperlukan
Indonesia
•
17 Mar 2026
