
Iran tantang Trump: “Operasi Ekonomi” AS pasti gagal seperti sanksi-sanksi sebelumnya

Masyarakat menghadiri prosesi pemakaman mendiang pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei, di Mashhad, Iran, pada 9 Juli 2026. (Xinhua/Shadati)
Teheran, Iran (Xinhua/Indonesia Window) – Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Seyed Abbas Araghchi pada Jumat (21/8) mengatakan operasi ekonomi Amerika Serikat (AS) yang menargetkan Iran pasti akan gagal, sama seperti langkah-langkah koersif lainnya yang diterapkan negara tersebut terhadap Iran.
"14 tahun lalu: 'Sanksi paling melumpuhkan dalam sejarah.' Gagal. 8 tahun lalu: 'Tekanan maksimum.' Gagal. 5 bulan lalu: 'Penyerahan diri tanpa syarat.' Gagal. Hari ini: 'Operasi ekonomi paling menghancurkan yang pernah ada.' Pasti gagal," tulis Araghchi di platform media sosial X.
Pernyataan tersebut disampaikan setelah Presiden AS Donald Trump pada Rabu (19/8) mengumumkan "operasi ekonomi paling melumpuhkan yang pernah dilakukan" terhadap negara mana pun yang memberikan bantuan vital bagi Iran.
"Ini akan menjadi perang ekonomi dan isolasi dalam skala yang belum pernah terjadi sebelumnya," tulis Trump di Truth Social, seraya menyebut langkah itu sebagai "Ekonomi D-Day".
Pada 18 Juni, AS dan Iran menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk mengakhiri perang di kawasan tersebut di semua lini, termasuk Lebanon.
Berdasarkan MoU itu, kedua belah pihak dijadwalkan untuk mengadakan perundingan dalam jangka waktu 60 hari, yang berakhir pada Senin (17/8), guna mencapai kesepakatan akhir.
Namun, nasib perundingan tersebut masih belum jelas menyusul eskalasi ketegangan antara kedua negara yang kembali memanas pada bulan lalu.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Hussein al-Sheikh ditunjuk sebagai wakil presiden Palestina
Indonesia
•
27 Apr 2025

China umumkan rangkaian kebijakan baru untuk fasilitasi perjalanan warganya ke luar negeri
Indonesia
•
01 May 2024

Hamas klaim capai kesepakatan dengan utusan AS soal kerangka gencatan senjata di Gaza
Indonesia
•
30 May 2025

Langgar pembatasan hukum, eks Presiden Brasil Bolsonaro jadi tahanan rumah
Indonesia
•
06 Aug 2025


Berita Terbaru

Xi undang 100.000 pemuda AS ke China dalam 5 tahun, panda juga segera tiba di Atlanta
Indonesia
•
25 Sep 2026

Puluhan delegasi pilih ‘walk out’ saat Netanyahu pidato di Sidang Majelis Umum PBB
Indonesia
•
25 Sep 2026

Telaah – Dari persaingan ke kerja sama, Xi dorong China-AS temukan cara hidup berdampingan
Indonesia
•
26 Sep 2026

Jumlah pengungsi Yaman tembus 129.438 orang, ribuan menyeberang ke Djibouti
Indonesia
•
23 Sep 2026
