
Jepang naikkan biaya visa hingga lima kali lipat mulai Juli 2026

Wisatawan mengunjungi area di sekitar Kuil Senso-ji di Tokyo, Jepang, pada 20 Januari 2026. (Xinhua/Jia Haocheng)
Tokyo, Jepang (Xinhua/Indonesia Window) – Pemerintah Jepang memutuskan untuk menaikkan biaya visa sekali masuk bagi warga negara asing sebesar lima kali lipat menjadi 15.000 yen dari sebelumnya 3.000 yen, mulai Juli 2026.
*1 yen = 111 rupiah
Keputusan tersebut, yang menandai kenaikan pertama sejak 1978 di tengah inflasi dan depresiasi yen, diumumkan oleh Menteri Luar Negeri Jepang Motegi Toshimitsu dalam sebuah konferensi pers pada Jumat (19/6).
Di bawah revisi tersebut, biaya penerbitan visa kunjungan beberapa kali perjalanan (multiple-entry visa) akan naik dari 6.000 yen menjadi 30.000 yen.
"Kami tidak memperkirakan langkah ini akan berdampak langsung terhadap pariwisata inbound," kata Motegi.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

IMF: China dan India sumbang setengah dari pertumbuhan ekonomi global 2023
Indonesia
•
09 Apr 2023

Dampak kebijakan tarif AS, ICP Februari turun jadi 74,29 dolar AS/barel
Indonesia
•
13 Mar 2025

Fokus Berita – Industri pariwisata China beri saran bagi turis China yang hendak ke Bali
Indonesia
•
27 Mar 2024

Minyak naik di tengah produksi OPEC mengecewakan dan kerusuhan Kazakhstan
Indonesia
•
07 Jan 2022


Berita Terbaru

Singapura bentuk Future of Finance Institute, percepat adopsi AI dan tokenisasi di sektor keuangan
Indonesia
•
26 Jun 2026

Chery Q kantongi lebih dari 3.000 prapemesanan, EV Compact berjarak tempuh 400 km
Indonesia
•
26 Jun 2026

Apple naikkan harga Mac dan iPad akibat lonjakan biaya cip memori, iPhone tetap tidak berubah
Indonesia
•
26 Jun 2026

Bank of China Hong Kong jadi bank kliring RMB di Indonesia, permudah perdagangan dan investasi bilateral
Indonesia
•
26 Jun 2026
