
Jepang tampik tudingan AS terkait manipulasi mata uang

Seorang pria berjalan melewati layar elektronik yang menunjukkan nilai tukar yen Jepang terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dalam waktu nyata (real-time) di Tokyo, Jepang, pada 27 Juni 2024. (Xinhua/Zhang Xiaoyu)
Jepang tidak mengambil langkah untuk melemahkan mata uangnya, sementara intervensi valuta asing yang dilakukan oleh negara itu sebelumnya pada 2022 dan 2023 ditujukan untuk mengoreksi depresiasi yen yang eksesif alih-alih memanipulasi mata uang tersebut.
Tokyo, Jepang (Xinhua/Indonesia Window) – Menteri Keuangan Jepang Katsunobu Kato pada Selasa (4/3) menampik klaim manipulasi mata uang setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menuding negara itu sengaja mengarahkan pelemahan yen.Berbicara dalam sebuah konferensi pers usai rapat kabinet, Kato menekankan bahwa Jepang tidak mengambil langkah untuk melemahkan mata uangnya, sembari menunjukkan bahwa intervensi valuta asing yang dilakukan oleh negara itu sebelumnya pada 2022 dan 2023 ditujukan untuk mengoreksi depresiasi yen yang eksesif alih-alih memanipulasi mata uang tersebut.Dia menegaskan kembali komitmen Jepang terhadap stabilitas pasar dan mematuhi prinsip-prinsip yang telah disepakati oleh Kelompok Tujuh (Group of Seven/G7) terkait nilai tukar mata uang.Dalam konferensi pers terpisah, Kepala Sekretaris Kabinet Jepang Yoshimasa Hayashi menyuarakan hal yang sama dengan pernyataan Kato, menekankan bahwa Jepang tidak menerapkan kebijakan pelemahan yen.Dia mengutip komentar Perdana Menteri Jepang Shigeru Ishiba usai konferensi tingkat tinggi (KTT) AS-Jepang baru-baru ini, di mana Ishiba berjanji melanjutkan koordinasi yang erat terkait masalah mata uang antara otoritas keuangan Jepang dan AS.Dipicu oleh tudingan Trump, pasar valuta asing Tokyo mencatatkan penguatan yen pada Selasa, dengan nilai tukarnya sempat menyentuh level pertengahan 148 yen per dolar AS pada pagi hari.*1 yen = 110 rupiahLaporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Harga minyak melonjak saat Barat bahas larangan impor minyak Rusia
Indonesia
•
08 Mar 2022

Inggris dan UE adopsi kesepakatan baru pasca-Brexit ‘Windsor Framework’
Indonesia
•
31 Mar 2023

Italia perkirakan pertumbuhan PDB 1,2 persen di tahun 2023
Indonesia
•
07 Jun 2023

Uni Eropa pertimbangkan larangan minyak Rusia karena minyak melonjak
Indonesia
•
22 Mar 2022


Berita Terbaru

Area hutan dunia terus menyusut, target hutan global masih jauh dari memadai
Indonesia
•
12 May 2026

Nafta langka, produsen makanan ringan terkemuka Jepang gunakan kemasan hitam-putih
Indonesia
•
12 May 2026

China bisa jadi penopang prospek ekonomi Indonesia di tengah risiko perlambatan
Indonesia
•
11 May 2026

Bank Sentral Malaysia dan Indonesia teken MoU untuk perdalam kerja sama
Indonesia
•
11 May 2026
