Jerman catat musim panas dengan durasi paparan sinar matahari terlama sejak 1951

Kawanan domba mencari makan di tepi Sungai Rhine di Dusseldorf, Jerman, pada 17 Agustus 2022. Level permukaan air di Sungai Rhine mengalami penurunan akibat suhu tinggi dan kekeringan. (Xinhua/Ren Pengfei)
Sebagaimana yang dialami oleh sebagian besar wilayah Eropa, musim panas di Jerman juga sangat kering dan suhu cuacanya mencapai yang terpanas keempat sejak 1881.
Jakarta (Indonesia Window) – Jerman tahun ini mengalami musim panas dengan periode paparan sinar matahari terlama sejak pencatatan dilakukan pada 1951, menurut data awal yang dirilis oleh Badan Meteorologi Nasional Jerman (Deutscher Wetterdienst/DWD) pada Selasa (30/8).Jam paparan sinar matahari selama musim panas tahun ini melebihi rata-rata pada periode referensi (1961-1990) sekitar 35 persen, menurut badan pengamatan cuaca Jerman tersebut. Pada suhu 19,2 derajat Celsius, suhu rata-rata tercatat 2,9 derajat lebih tinggi dibandingkan selama periode referensi tersebut.Sebagaimana yang dialami oleh sebagian besar wilayah Eropa, musim panas di Jerman juga sangat kering dan suhu cuacanya mencapai yang terpanas keempat sejak 1881. "Kita kemungkinan akan mengalami musim panas (ekstrem) yang akan segera menjadi lazim di era perubahan iklim," kata juru bicara DWD Uwe Kirsche memperingatkan.Akibat kekeringan, para petani memperkirakan adanya penurunan panen yang cukup signifikan. Banyak tanaman musim gugur seperti jagung, kentang, dan bit gula telah "menderita besar-besaran," kata Asosiasi Petani Jerman (Deutscher Bauernverband/DBV) pekan lalu.Sementara itu, volume panen biji-bijian tahun ini diperkirakan akan tetap jauh di bawah rata-rata tahun 2014-2021. "Kekeringan berkepanjangan di banyak wilayah di negara ini menunjukkan sekali lagi bahwa petani merasakan dampak perubahan iklim secara langsung," ujar Presiden DBV Joachim Rukwied.
Sebuah kapal kargo mengarungi Sungai Rhine di Ruedesheim, Jerman, pada 16 Agustus 2022. (Xinhua/Ren Pengfei)
Bagikan
Komentar
Berita Terkait

Populasi Taiwan turun 90.000 dari tahun lalu
Indonesia
•
11 Jul 2021

Feature – Sistem kesehatan rusak akibat perang, pasien gagal ginjal di Gaza kesulitan dapatkan pengobatan
Indonesia
•
29 Apr 2025

Hidup ‘hanya’ 45 tahun, Imam Nawawi tulis kitab klasik Al-Majmu’ 9 volume
Indonesia
•
06 Aug 2022

Ahli medis: Cacar monyet dapat menyebar dari manusia ke anjing peliharaan
Indonesia
•
17 Aug 2022
Berita Terbaru

Kolaborasi ponpes tahfizh MSQ dengan Indonesia Window tingkatkan kapasitas dakwah
Indonesia
•
30 Jan 2026

Antisipasi wabah Nipah, Singapura akan terapkan pemeriksaan suhu tubuh di bandara
Indonesia
•
30 Jan 2026

Feature – Mengenal komunitas Hakka Indonesia di Museum TMII
Indonesia
•
28 Jan 2026

Feature – Dracin buat kaum muda Indonesia makin akrab dengan Imlek
Indonesia
•
28 Jan 2026
