Korban meninggal banjir Sumatra naik jadi 1.167, 165 hilang hingga 3 Januari petang

Jumlah korban banjir

Aktifitas masyarakat di lokasi pengungsian yang terletak di SDN 02 Cupak Tangah, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Jumat (28/11). (Bidang Komunikasi Kebencanaan / Muhammad Andhika Rivaldi)

Jumlah korban banjir di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat hingga 3 Januari 2026 petang telah meningkat menjadi 1.167 orang meninggal, 165 orang hilang, dan 257.800 orang mengungsi.

Jakarta (Indonesia Window) – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan, jumlah korban banjir di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat hingga 3 Januari 2026 petang telah meningkat menjadi 1.167 orang meninggal, 165 orang hilang, dan 257.800 orang mengungsi.

Di Aceh, jumlah korban banjir adalah 540 orang meninggal, 31 orang hilang, dan 233.000 orang mengungsi . Di Sumatra Utara, 365 orang tewas, 60 orang hilang, dan 13.900 orang mengungsi. Di Sumatra Barat, tercatat 262 orang meninggal, 74 orang hilang, dan10.800 orang mengungsi.

BNPB juga melaporkan, 215 fasilitas kesehatan rusak. Bencana tersebut juga berdampak pada 3.188 fasilitas pendidikan, 803 rumah ibadah, 81 jalan dan 34 jembatan.

Selain itu, BNPB melaporkan bahwa 178.479 rumah rusak. Sebanyak 52 kabupaten/kota terdampak.

Laporan: Redaksi

Bagikan

Komentar

Berita Terkait