Korban meninggal banjir Sumatera naik jadi 1.178, 148 hilang hingga 7 Januari pagi

Jumlah korban banjir

Proses pengangkutan bantuan logistik dan peralatan yang berada di Gudang Logistik Bandara Kualanamu, Medan, Sumatera Utara, Jumat (28/11). Bantuan tersebut diberangkatkan via jalur darat untuk menjangkau wilayah Aceh yang masih dapat diakses melalui kendaraan roda empat. (Bidang Komunikasi Kebencanaan BNPB / Apri Setiawan)

Jumlah korban banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat hingga 7 Januari 2026 pagi telah meningkat menjadi 1.178 orang meninggal, 148 orang hilang, dan 242.200 orang mengungsi.

Jakarta (Indonesia Window) – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan, jumlah korban banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat hingga 5 Januari 2026 petang telah meningkat menjadi 1.177 orang meninggal, 147 orang hilang, dan 242.200 orang mengungsi.

Di Aceh, jumlah korban banjir adalah 543 orang meninggal, 31 orang hilang, dan 217.800 orang mengungsi . Di Sumatera Utara, 371 orang tewas, 43 orang hilang, dan 13.500 orang mengungsi. Di Sumatera Barat, tercatat 264 orang meninggal, 74 orang hilang, dan10.800 orang mengungsi.

BNPB juga melaporkan, 215 fasilitas kesehatan rusak. Bencana tersebut juga berdampak pada 3.188 fasilitas pendidikan, 803 rumah ibadah, 2.060 jalan dan 776 jembatan.

Selain itu, BNPB melaporkan bahwa 175.126 rumah rusak. Sebanyak 53 kabupaten/kota terdampak.

Laporan: Redaksi

Bagikan

Komentar

Berita Terkait