Korban meninggal banjir Sumatera naik jadi 1.180, 145 hilang hingga 10 Januari siang

Jumlah korban banjir

Pencarian korban oleh BPBD, Sapol PP dan polisi pascabencana galodo di salareh aia dan nagari Salareh Aia timur, Kabupaten Agam, Sumatra Barat, beberapa waktu lalu. (BPBD Kabupaten Agam)

Jumlah korban banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat hingga 10 Januari 2026 siang telah meningkat menjadi 1.180 orang meninggal, 145 orang hilang, dan 238.000 orang mengungsi.

Jakarta (Indonesia Window) – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan, jumlah korban banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat hingga 10 Januari 2026 siang telah meningkat menjadi 1.180 orang meninggal, 145 orang hilang, dan 238.000 orang mengungsi.

Di Aceh, jumlah korban banjir adalah 544 orang meninggal, 31 orang hilang, dan 214.100 orang mengungsi . Di Sumatera Utara, 372 orang tewas, 42 orang hilang, dan 13.100 orang mengungsi. Di Sumatera Barat, tercatat 264 orang meninggal, 72 orang hilang, dan10.800 orang mengungsi.

BNPB juga melaporkan, 215 fasilitas kesehatan rusak. Bencana tersebut juga berdampak pada 3.188 fasilitas pendidikan, 803 rumah ibadah, 2.060 jalan dan 776 jembatan.

Selain itu, BNPB melaporkan bahwa 175.126 rumah rusak. Sebanyak 53 kabupaten/kota terdampak.

Laporan: Redaksi

Bagikan

Komentar

Berita Terkait