
Korban meninggal banjir Sumatera naik jadi 1.177, 147 hilang hingga 5 Januari petang

Aktifitas masyarakat di lokasi pengungsian yang terletak di SDN 02 Cupak Tangah, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Jumat (28/11). (Bidang Komunikasi Kebencanaan / Muhammad Andhika Rivaldi)
Jumlah korban banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat hingga 5 Januari 2026 petang telah meningkat menjadi 1.177 orang meninggal, 147 orang hilang, dan 242.200 orang mengungsi.
Jakarta (Indonesia Window) – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan, jumlah korban banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat hingga 5 Januari 2026 petang telah meningkat menjadi 1.177 orang meninggal, 147 orang hilang, dan 242.200 orang mengungsi.Di Aceh, jumlah korban banjir adalah 543 orang meninggal, 31 orang hilang, dan 217.800 orang mengungsi . Di Sumatera Utara, 370 orang tewas, 42 orang hilang, dan 13.500 orang mengungsi. Di Sumatera Barat, tercatat 264 orang meninggal, 74 orang hilang, dan10.800 orang mengungsi.BNPB juga melaporkan, 215 fasilitas kesehatan rusak. Bencana tersebut juga berdampak pada 3.188 fasilitas pendidikan, 803 rumah ibadah, 81 jalan dan 34 jembatan.Selain itu, BNPB melaporkan bahwa 178.479 rumah rusak. Sebanyak 52 kabupaten/kota terdampak.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Presiden Jokowi luncurkan 5G Smart Mining pertama di Asia Tenggara
Indonesia
•
01 Sep 2022

Indonesia catatkan perundingan dagang bilateral pertama Timur Tengah dengan UEA
Indonesia
•
06 Sep 2021

COVID-19 – Singapura kirim bantuan perlatan kesehatan untuk Indonesia
Indonesia
•
09 Jul 2021

Indonesia ajukan resolusi tuntut gencatan senjata segera di Gaza, UNGA adopsi dengan suara bulat
Indonesia
•
13 Dec 2024


Berita Terbaru
Lembaga amil zakat SIP salurkan infak kemanusiaan Palestina 1,2 miliar rupiah melalui BAZNAS RI
Indonesia
•
12 May 2026

Para pemimpin ASEAN prioritaskan keamanan dan ketahanan energi serta pangan di KTT Ke-48
Indonesia
•
11 May 2026

Kemiskinan ekstrem di China lenyap, jadi model pengentasan di Indonesia
Indonesia
•
10 May 2026

Analisis – Stabilitas Selat Malaka jadi sorotan di tengah ketegangan lintasan ‘chokepoint’ global
Indonesia
•
10 May 2026
