
Jumlah penembakan di sekolah AS pada 2022 capai rekor tertinggi

Tanda zona bebas senjata api terlihat di dekat Times Square di New York, Amerika Serikat, pada 1 September 2022. (Xinhua/Michael Nagle)
Jumlah penembakan di sekolah AS pada 2022 catat rekor tertinggi, mencapai 257 insiden, melampaui total 250 penembakan yang terjadi sepanjang 2021.
Sydney, Australia (Xinhua) – Dengan hanya kurang dari tiga bulan tersisa, tahun 2022 sudah menjadi tahun terburuk dalam catatan sejarah Amerika Serikat (AS), mengingat negara itu telah menyaksikan 257 insiden penembakan di sekolah tahun ini. Jumlah tersebut melampaui total 250 penembakan yang terjadi sepanjang 2021, kata para kriminolog dari sejumlah perguruan tinggi AS.Dalam sebuah analisis yang dipublikasikan oleh jaringan media Australia, The Conversation, pada Selasa (25/10), tiga akademisi hukum pidana menekankan bahwa banyak dari penembakan tersebut bukanlah peristiwa pembunuhan massal yang biasa disimulasikan sebagai latihan di sekolah, melainkan perpanjangan dari meningkatnya kekerasan senjata sehari-hari.Banyak dari insiden ini merupakan perselisihan sederhana yang berubah menjadi mematikan karena remaja datang ke sekolah dengan kemarahan dan membawa senjata api, kata mereka, seraya menambahkan bahwa beberapa kasus bahkan melibatkan siswa penembak yang melepaskan tembakan hingga puluhan kali.Para pakar memperingatkan bahwa selain insiden penembakan di sekolah yang hampir terjadi setiap hari, terdapat juga kejadian nyaris celaka dan peringatan palsu yang hanya semakin menambah perasaan terancam, dan membuat banyak orang tua, siswa, dan guru cemas.Catatan lain dari mereka menunjukkan bahwa antara 2018 hingga 2022, insiden penembakan massal di sekolah-sekolah AS telah merenggut total 52 nyawa, atau tujuh orang lebih banyak dari jumlah kematian gabungan dalam 18 tahun sebelumnya.Kematian akibat senjata api
Kasus kematian akibat senjata api di Amerika Serikat terus meningkat di tahun kedua pandemik ini setelah sebelumnya memecahkan rekor pada 2020, mencapai 48.832 kematian pada 2021, menurut data sementara yang baru-baru ini dirilis oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS.Selama kurang dari 300 hari pada tahun 2022, terjadi lebih dari 464 insiden penembakan massal, menurut Gun Violence Archive.
Tim investigasi melakukan penyelidikan di gerai Walmart yang menjadi lokasi insiden penembakan massal di El Paso, Texas, Amerika Serikat, pada 5 Agustus 2019. (Xinhua/Wang Ying)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Italia umumkan kontingennya untuk Universiade Chengdu 2021
Indonesia
•
17 Jul 2023

UNESCO: China buat ‘lompatan kuantum’ dalam kerja sama pendidikan
Indonesia
•
25 Nov 2022

Mantan prajurit beralih profesi jadi pengrajin kursi roda untuk hewan peliharaan
Indonesia
•
29 Apr 2023

China perbarui peringatan biru untuk badai salju
Indonesia
•
09 Feb 2023


Berita Terbaru

IOC bakal beri hibah Rp179 juta untuk setiap atlet Olimpiade, ini syaratnya
Indonesia
•
26 Jun 2026

Obesitas kini jadi 'musuh nomor satu' kesehatan Australia, hampir sepertiga orang dewasa terdampak
Indonesia
•
25 Jun 2026

Museum Tekstil Jakarta rayakan hari jadi ke-50 dengan pameran Wastra Tradisional Klasik
Indonesia
•
25 Jun 2026

Feature – Tren makanan kukus dan rebus meningkat di Jakarta, warga urban mulai tinggalkan gorengan
Indonesia
•
23 Jun 2026
