
WHO luncurkan kampanye ‘Big Catch-up’ untuk vaksinasi anak pascapandemi

Tenaga kesehatan memberikan satu dosis vaksin polio kepada seorang anak dalam kampanye vaksinasi antipolio di Provinsi Nangarhar, Afghanistan, pada 24 Januari 2023. (Xinhua/Aimal Zahir)
Kampanye ‘Big Catch-up’ WHO bertujuan untuk melanjutkan kembali kemajuan vaksinasi yang sempat terhenti selama pandemik COVID-19, yang menyebabkan penurunan tingkat imunisasi yang esensial di lebih dari 100 negara, yang berujung pada meningkatnya wabah campak, difteri, polio, dan demam kuning.
Jenewa, Swiss (Xinhua) – Sebuah kampanye baru untuk memvaksinasi jutaan anak diumumkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Senin (24/4).Kampanye bernama ‘Big Catch-up’ itu bertujuan untuk melanjutkan kembali kemajuan vaksinasi yang sempat terhenti selama pandemik COVID-19."Pandemi menyebabkan penurunan tingkat imunisasi yang esensial di lebih dari 100 negara, yang berujung pada meningkatnya wabah campak, difteri, polio, dan demam kuning," ujar WHO. "Big Catch-up" merupakan langkah yang ditingkatkan untuk menggenjot tingkat vaksinasi di kalangan anak-anak setidaknya ke level prapandemi, dan berupaya untuk melampaui tingkat tersebut.WHO dan para mitranya termasuk Dana Anak-Anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (United Nations Children's Fund/UNICEF), Vaccine Alliance, dan Bill & Melinda Gates Foundation bekerja sama untuk mengerjakan proyek itu.
Anak-anak mengantre untuk menerima vaksin polio di Kampala, Uganda, pada 14 Januari 2022. (Xinhua/Nicholas Kajoba)
Tenaga kesehatan memberikan vaksin polio kepada seorang anak dalam kampanye vaksinasi darurat di Sanaa, Yaman, pada 18 Desember 2021. (Xinhua/Mohammed Mohammed)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Panda China tampil di depan publik jelang Piala Dunia 2022 Qatar
Indonesia
•
18 Nov 2022

Masyarakat Eropa peminum kopi terbanyak dunia
Indonesia
•
20 Oct 2020

Peneliti temukan fosil manusia 500.000 tahun lalu, dinamakan Homo bodoensis
Indonesia
•
29 Oct 2021

COVID-19 – Lebih dari 15,5 juta anak di AS terinfeksi
Indonesia
•
30 Mar 2023


Berita Terbaru

Hadapi penyakit langka, kawasan Asia-Pasifik luncurkan aliansi genomik
Indonesia
•
11 May 2026

Penggemar sepak bola diimbau waspadai penipuan tiket jelang Piala Dunia
Indonesia
•
11 May 2026

Delegasi Universitas Negeri Yogyakarta kunjungi universitas di Beijing, bahas pertukaran akademis
Indonesia
•
10 May 2026

Seluruh penumpang kapal terdampak hantavirus menjadi kontak "berisiko tinggi"
Indonesia
•
10 May 2026
