
Pejabat penting kepolisian dan militer Korsel dilarang bepergian terkait penyelidikan darurat militer

Para petugas polisi terlihat sedang bertugas di luar kantor kepresidenan di Seoul, Korea Selatan, pada 4 Desember 2024. (Xinhua/Yao Qilin)
Kantor Investigasi Nasional (National Office of Investigation/NOI) Korea Selatan (Korsel) pada Selasa (10/12) mengatakan lima pejabat penting kepolisian dan militer, termasuk kepala polisi, telah dilarang meninggalkan negara tersebut di tengah penyelidikan yang sedang berlangsung terkait deklarasi darurat militer Presiden Yoon Suk-yeol.
Seoul, Korea Selatan (Xinhua/Indonesia Window) – Kantor Investigasi Nasional (National Office of Investigation/NOI) Korea Selatan (Korsel) pada Selasa (10/12) mengatakan lima pejabat penting kepolisian dan militer, termasuk kepala polisi, telah dilarang meninggalkan negara tersebut di tengah penyelidikan yang sedang berlangsung terkait deklarasi darurat militer Presiden Yoon Suk-yeol.NOI mengatakan tim investigasi khusus mereka memberlakukan larangan bepergian ke luar negeri terhadap Komisaris Jenderal Badan Kepolisian Nasional Korea Cho Ji-ho, Kepala Badan Kepolisian Metropolitan Seoul Kim Bong-sik, dan Kepala Pengawal Polisi Majelis Nasional Mok Hyun-tae.Larangan perjalanan tersebut diberlakukan oleh Kementerian Kehakiman Korsel pada Senin (9/12) pukul 20.00 waktu setempat, tambah NOI, seraya mengungkapkan bahwa ketiganya diduga terlibat dalam upaya mengendalikan akses ke Majelis Nasional Korsel selama pemberlakuan darurat militer pada 3 Desember lalu.Sementara itu, Kepala Komando Pertahanan Ibu Kota Lee Jin-woo dan mantan kepala Komando Perang Khusus Angkatan Darat Kwak Jong-geun juga dikenakan larangan bepergian sehubungan dengan penyelidikan serupa.NOI mengatakan pihaknya telah meminta Kementerian Pertahanan dan sejumlah komando militer untuk menyerahkan data mengenai pengerahan pasukan terkait dekret darurat militer tersebut.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Kekerasan pecah setelah pasukan India 'salah' membunuh warga sipil
Indonesia
•
06 Dec 2021

AS akan cabut status ‘most-favored nation’ Rusia di tengah krisis Ukraina
Indonesia
•
12 Mar 2022

Komentar Xinhua: Tarif baru EV yang diterapkan UE akan gembosi diri sendiri
Indonesia
•
15 Jun 2024

Menhan China sebut tentang pendekatan China terhadap keamanan global dalam Dialog Shangri-La
Indonesia
•
04 Jun 2024


Berita Terbaru

Feature – Saat ekonomi terpuruk, makanan gratis jadi harapan bagi warga rentan di Sanaa, Yaman
Indonesia
•
17 Mar 2026

Fokus Berita – Misi militer AS di Selat Hormuz ditolak sekutu Eropa
Indonesia
•
17 Mar 2026

Komandan Korps Garda Revolusi sebut Selat Hormuz tidak ditutup, tetapi berada di bawah kendali Iran
Indonesia
•
17 Mar 2026

Iran tak minta gencatan senjata atau negosiasi, siap bela diri selama yang diperlukan
Indonesia
•
17 Mar 2026
