Kampanye vaksinasi polio di Gaza dimulai di tengah konflik

Seorang anak Palestina menerima vaksinasi polio di Rumah Sakit Naser di Kota Khan Younis, Jalur Gaza selatan, pada 31 Agustus 2024. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Kasus terkonfirmasi polio pertama di Gaza dalam 25 tahun dilaporkan di Deir al-Balah pada pertengahan Agustus.
Gaza, Palestina (Xinhua/Indonesia Window) – Kampanye vaksinasi polio di Jalur Gaza dimulai pada Ahad (1/9), saat lebih dari 2 juta orang di daerah kantong Palestina itu masih bergulat dengan krisis kemanusiaan yang parah akibat konflik yang sedang berlangsung antara Hamas dan Israel.Kampanye tersebut dimulai di Gaza tengah, termasuk Kota Deir al-Balah dan sejumlah kamp pengungsi seperti al-Nuseirat, al-Maghazi, dan al-Bureij. Tahap kedua kampanye itu dijadwalkan pada 5 September di Khan Younis, Gaza selatan, sementara wilayah Gaza utara akan dijangkau pada 9 September mendatang.Kementerian Kesehatan Palestina, bekerja sama dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina di Timur Dekat (UNRWA), dan Dana Anak-Anak PBB (UNICEF), telah mendirikan pusat vaksinasi yang tersebar di sejumlah rumah sakit, klinik, sekolah, dan tempat penampungan.PBB telah mengirimkan 1,2 juta dosis vaksin polio oral, yang menargetkan sekitar 640.000 anak.Setiap anak, mulai dari yang baru lahir hingga usia 10 tahun, akan menerima dua dosis, kata Iyad al-Jabri, Direktur Rumah Sakit al-Aqsa, Deir al-Balah. Dia menuding militer Israel sengaja menghancurkan sistem medis di Gaza, yang turut mengakibatkan penyebaran berbagai penyakit di kalangan penduduk setempat, terutama anak-anak.
Seorang anak Palestina menerima vaksinasi polio di Rumah Sakit Naser di Kota Khan Younis, Jalur Gaza selatan, pada 31 Agustus 2024. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Seorang anak Palestina menerima vaksinasi polio di Rumah Sakit Naser di Kota Khan Younis, Jalur Gaza selatan, pada 31 Agustus 2024. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Seorang anak Palestina menerima vaksinasi polio di Rumah Sakit Naser di Kota Khan Younis, Jalur Gaza selatan, pada 31 Agustus 2024. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Bagikan
Komentar
Berita Terkait

Studi ungkap 1 dari 10 lansia di AS menderita demensia
Indonesia
•
02 Nov 2022

Saudi luncurkan “Manaratul Haramain” untuk belajar ilmu Islam
Indonesia
•
02 May 2020

Operasional Southwest Airlines kacau saat ribuan penumpang terlantar di AS
Indonesia
•
29 Dec 2022

Keamanan Publik Arab Saudi amankan 3.719 pengemis
Indonesia
•
02 Apr 2022
Berita Terbaru

Kolaborasi ponpes tahfizh MSQ dengan Indonesia Window tingkatkan kapasitas dakwah
Indonesia
•
30 Jan 2026

Feature – Mengenal komunitas Hakka Indonesia di Museum TMII
Indonesia
•
28 Jan 2026

Feature – Dracin buat kaum muda Indonesia makin akrab dengan Imlek
Indonesia
•
28 Jan 2026

Sri Lanka pertimbangkan pembatasan akses media sosial bagi anak di bawah umur
Indonesia
•
28 Jan 2026
